Friday, 11 September 2026
BREAKING
HIBURAN

Ardhito Pramono Diupayakan Hadir Langsung dalam Sidang Mediasi Gugatan Sony Music

Oleh Danu Eko September 11, 2026 49 minutes lalu 0 komentar

Musisi Ardhito Pramono tengah diupayakan untuk hadir secara langsung dalam sidang mediasi yang dijadwalkan pekan depan. Sidang ini merupakan bagian dari proses hukum gugatan yang diajukan terhadap Sony Music Entertainment Indonesia.

Kehadiran Ardhito Pramono secara fisik dalam mediasi ini dianggap penting oleh tim kuasa hukumnya. Hal ini disampaikan oleh pengacara Ardhito, Leonard Arpan, usai sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (23/1/2024).

“Kami mengupayakan agar klien kami bisa hadir langsung. Kami akan coba koordinasi lebih lanjut dengan pihak pengadilan dan juga klien kami,” ujar Leonard Arpan. Ia menambahkan bahwa kehadiran langsung kliennya akan mempermudah proses mediasi dalam menyelesaikan sengketa yang ada.

Dalam persidangan sebelumnya, Ardhito Pramono tidak dapat hadir karena masih berada di luar negeri. Namun, kini pihak pengacara optimis kliennya dapat memenuhi panggilan pengadilan untuk agenda mediasi.

Gugatan ini bermula dari dugaan pelanggaran hak cipta terkait penggunaan lagu ‘Salah’ yang diciptakan oleh Muhammad Tulus. Ardhito Pramono diduga menggunakan lagu tersebut tanpa izin dari Tulus Company selaku pemegang hak cipta.

Sony Music Entertainment Indonesia turut terseret dalam kasus ini karena mereka adalah label yang menaungi Ardhito Pramono dan merilis lagu yang dipermasalahkan tersebut. Tulus Company melalui kuasa hukumnya, Muhammad Milhan, menjelaskan bahwa gugatan ini diajukan untuk menegakkan hak kekayaan intelektual.

“Ini adalah upaya kami untuk menjaga dan menegakkan hak kekayaan intelektual, khususnya hak cipta atas karya musik. Kami berharap proses mediasi ini dapat mencapai titik temu yang baik bagi semua pihak,” kata Muhammad Milhan dalam kesempatan terpisah.

Pengadilan sendiri telah menetapkan jadwal sidang mediasi berikutnya pada tanggal 30 Januari 2024. Pihak pengadilan berharap mediasi ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan kesepakatan damai untuk mengakhiri sengketa hukum antara Ardhito Pramono, Sony Music Entertainment Indonesia, dan Tulus Company.

Bagikan: Facebook X WhatsApp