Realisasi anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga kini telah mencapai angka Rp2,6 triliun dari total alokasi yang disiapkan pemerintah sebesar Rp5,7 triliun untuk tahun ini. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melalui Staf Ahli Bidang Transformasi Fiskal, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa dana yang siap pakai saat ini tersisa Rp950 miliar.
Purbaya Yudhi Sadewa merinci bahwa dari anggaran Rp5,7 triliun yang dialokasikan untuk BNPB, sebesar Rp2,6 triliun telah terealisasi. Angka ini menunjukkan bahwa sebagian besar dana yang telah dicairkan telah digunakan untuk berbagai kegiatan penanggulangan bencana yang terjadi sepanjang tahun.
Meskipun telah terealisasi Rp2,6 triliun, Purbaya menegaskan bahwa masih ada dana sebesar Rp950 miliar yang siap untuk digunakan. Dana sisa ini penting untuk memastikan BNPB memiliki sumber daya yang memadai dalam menghadapi potensi bencana susulan atau kebutuhan mendesak lainnya yang mungkin timbul.
Lebih lanjut, Purbaya Yudhi Sadewa juga menggarisbawahi pentingnya pengelolaan anggaran yang efisien dan tepat sasaran. Alokasi anggaran yang besar ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat kapasitas penanggulangan bencana di Indonesia, yang merupakan negara rawan bencana alam.
Angka realisasi dan sisa dana ini menjadi indikator penting dalam evaluasi kinerja BNPB dan efektivitas program-program penanggulangan bencana yang dijalankan. Pemerintah terus berupaya memastikan setiap rupiah yang dialokasikan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang terdampak bencana.
