Monday, 10 August 2026
BREAKING
BERITA

Amerika Serikat Alokasikan Rp53,8 Triliun untuk Proyek Mineral Kritis dan Baterai

Oleh Emanuel August 10, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Amerika Serikat dilaporkan tengah mempersiapkan gelontoran dana senilai 3 miliar Dolar AS, atau setara dengan Rp53,8 triliun, untuk memperkuat kapasitas produksi mineral kritis dan baterai listrik. Kesiapan investasi besar ini diungkapkan oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyatakan bahwa pemerintahannya akan mengalokasikan dana tersebut untuk proyek-proyek strategis di sektor tersebut.

Pengumuman ini menegaskan komitmen AS untuk mengurangi ketergantungan pada negara lain dalam rantai pasok material vital bagi industri energi terbarukan dan teknologi modern. Mineral kritis, seperti litium, kobalt, dan nikel, merupakan komponen esensial dalam pembuatan baterai kendaraan listrik dan berbagai perangkat elektronik canggih.

Dalam pernyataannya, Trump menekankan pentingnya kemandirian AS dalam pengadaan sumber daya ini. “Kami akan menginvestasikan 3 miliar Dolar AS untuk proyek mineral kritis dan baterai listrik,” ujar Trump, menegaskan langkah konkret yang akan diambil oleh pemerintahannya. Investasi ini diharapkan dapat mendorong inovasi, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperkuat daya saing industri Amerika di kancah global.

Fokus pada mineral kritis dan baterai listrik sejalan dengan tren global menuju elektrifikasi transportasi dan transisi energi bersih. Dengan mengamankan pasokan mineral ini dan mengembangkan kapabilitas produksi baterai di dalam negeri, AS berupaya memposisikan diri sebagai pemimpin dalam revolusi industri hijau.

Proyek-proyek yang akan didanai kemungkinan besar mencakup eksplorasi dan penambangan mineral kritis di wilayah Amerika Serikat, serta pengembangan teknologi pengolahan dan manufaktur baterai. Langkah ini juga dapat membuka peluang kerja sama dengan sektor swasta dan mendorong riset serta pengembangan lebih lanjut di bidang material canggih.

Bagikan: Facebook X WhatsApp