Tuesday, 28 July 2026
BREAKING
DUNIA

Amerika Serikat Akui Ada Pembicaraan Perang dengan Iran, Teheran Bantah

Oleh Rini Widiyarti July 28, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Washington dan Teheran saling melontarkan pernyataan kontradiktif mengenai adanya pembicaraan terkait potensi konflik. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim adanya peluang signifikan untuk “sesuatu terjadi” dalam negosiasi tersebut, meski Iran secara tegas membantah telah melakukan pembicaraan langsung.

Pernyataan Trump muncul di tengah ketegangan yang terus memanas antara kedua negara. Ia menyampaikan optimismenya pada hari Minggu, 14 Juli 2019, di Gedung Putih, mengenai kemungkinan tercapainya kesepakatan atau perkembangan positif dalam pembicaraan yang diklaimnya sedang berlangsung. “Saya rasa ada peluang bagus sesuatu bisa terjadi,” ujar Trump kepada awak media.

Namun, bantahan datang langsung dari pihak Iran. Kementerian Luar Negeri Iran melalui juru bicaranya, Abbas Mousavi, menyatakan bahwa tidak ada pembicaraan langsung yang sedang dilakukan dengan Amerika Serikat. “Kami tidak melakukan pembicaraan langsung apa pun dengan Amerika. Amerika Serikat harus mengubah kebijakan menghasutnya,” tegas Mousavi pada hari Senin, 15 Juli 2019.

Pernyataan Trump ini terkesan kontras dengan sikap Iran yang tetap pada pendiriannya. Ketegangan antara kedua negara meningkat tajam setelah Amerika Serikat keluar dari kesepakatan nuklir Iran pada Mei 2018 dan menerapkan sanksi ekonomi yang ketat. Insiden penembakan drone Amerika Serikat oleh Iran pada Juni 2019 semakin memperburuk situasi, meskipun Trump sempat menunda serangan balasan.

Meskipun Trump membuka kemungkinan adanya dialog, ia juga tidak mengesampingkan opsi lain. Pernyataannya mengisyaratkan adanya manuver diplomatik yang kompleks di balik layar, sementara Iran terus menunjukkan sikap defensif dan menuntut perubahan kebijakan dari Washington. Situasi ini masih sangat dinamis dan belum ada kejelasan pasti mengenai arah hubungan kedua negara.

Bagikan: Facebook X WhatsApp