Alergi Obat Diet? Studi ‘Secret Shopper’ Ungkap Praktik Mengkhawatirkan di Platform Online

Rini Widiyarti

Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti di Philadelphia mengungkap praktik yang mengkhawatirkan terkait peresepan obat golongan agonis GLP-1. Mayoritas situs web yang menawarkan obat-obatan ini rupanya memberikan resep tanpa interaksi langsung dengan tenaga medis profesional.

Penelitian yang dijuluki ‘secret shopper’ ini melibatkan upaya untuk mendapatkan resep GLP-1 dari 49 situs web yang menjual kelas obat tersebut. Periode pengumpulan data berlangsung dari Agustus hingga Desember 2025.

Para peneliti membuat profil pasien simulasi yang dirancang untuk memenuhi kriteria kelayakan resep GLP-1. Hasilnya mengejutkan, di mana 45 dari 49 situs web berhasil memberikan resep obat tersebut.

Ironisnya, hanya sebagian kecil dari situs web tersebut yang menerapkan protokol kesehatan yang memadai. Sekitar 26,5% situs mewajibkan kunjungan video, sementara hanya 6,1% yang mengharuskan panggilan telepon sebagai bagian dari proses resep.

Temuan ini menimbulkan pertanyaan serius tentang keamanan dan etika peresepan obat-obatan yang semakin populer ini. GLP-1 agonis, yang sering digunakan untuk penanganan diabetes tipe 2 dan obesitas, memerlukan pengawasan medis yang cermat.

Pengawasan ini penting mengingat potensi efek samping dan interaksi obat yang mungkin terjadi. Tanpa evaluasi langsung oleh dokter, pasien berisiko mendapatkan resep yang tidak sesuai dengan kondisi kesehatan mereka.

Para ahli mendesak agar regulasi terkait peresepan obat secara online diperketat. Pentingnya konsultasi tatap muka atau setidaknya melalui telemedisin yang terverifikasi dengan dokter menjadi sorotan utama.

Studi ini memberikan gambaran suram tentang bagaimana teknologi kesehatan digital terkadang dapat disalahgunakan. Kebutuhan akan obat diet yang semakin meningkat tampaknya dimanfaatkan oleh platform yang mengabaikan standar medis.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan selalu memastikan bahwa resep obat, terutama yang memerlukan pengawasan, diperoleh melalui jalur yang sah dan aman. Kunjungan ke dokter atau konsultasi dengan profesional kesehatan yang terpercaya tetap menjadi langkah paling krusial.

Pihak berwenang diharapkan segera menindaklanjuti temuan ini untuk melindungi kesehatan masyarakat dari praktik peresepan obat yang berisiko tinggi.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All