Saturday, 18 July 2026
BREAKING
KESEHATAN

ACOG Perbarui Rekomendasi Skrining dan Pencegahan HIV

Oleh Rini Widiyarti July 17, 2026 1 hour lalu 0 komentar

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) telah merilis panduan klinis terbaru mengenai skrining dan pencegahan HIV. Rekomendasi ini mencakup berbagai strategi dan proses yang diharapkan dapat menekan angka kasus baru virus tersebut.

Panduan yang diperbarui ini secara spesifik menginstruksikan para profesional kesehatan untuk menawarkan tes HIV setidaknya sekali kepada seluruh pasien mereka. Pendekatan yang dianjurkan adalah ‘opt-out’, yang berarti tes akan dilakukan kecuali pasien secara eksplisit menolaknya.

ACOG juga memberikan saran khusus bagi individu yang memiliki faktor risiko HIV berkelanjutan. Kelompok ini meliputi mereka yang memiliki riwayat infeksi menular seksual, penggunaan narkoba suntik, penggunaan kondom yang tidak konsisten saat berhubungan seks vaginal atau anal, penghuni fasilitas koreksional, serta mereka yang memiliki banyak pasangan seksual dengan status HIV yang tidak diketahui, atau pasangan seksual yang memiliki riwayat tersebut.

Lebih lanjut, panduan ACOG menekankan pentingnya edukasi dan konseling mengenai pencegahan HIV. Ini mencakup informasi tentang praktik seks aman, penggunaan prEP (pre-exposure prophylaxis) bagi individu berisiko tinggi, serta pentingnya tes HIV secara berkala bagi kelompok populasi tertentu.

Dalam upaya pencegahan, ACOG juga mendorong dokter untuk mendiskusikan opsi pengobatan HIV yang efektif, termasuk terapi antiretroviral (ART). ART tidak hanya membantu individu yang hidup dengan HIV untuk menjaga kesehatan mereka, tetapi juga secara signifikan mengurangi risiko penularan virus kepada orang lain (Undetectable = Untransmittable atau U=U).

Perluasan akses terhadap layanan skrining dan pencegahan HIV menjadi fokus utama dalam panduan ini. ACOG berharap dengan implementasi rekomendasi ini, lebih banyak individu dapat terdiagnosis lebih dini, sehingga penanganan dapat segera dilakukan dan penyebaran HIV dapat diminimalisir.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait