Monday, 31 August 2026
BREAKING
BADMINTON

Richie Juara Tunggal Putra, Indonesia Borong Tiga Gelar di POLYTRON Pontianak International Challenge 2026

Oleh Wibowo August 31, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pontianak, 30 Agustus 2026 – Atlet tunggal putra Indonesia, Richie Duta Richardo, sukses mengunci gelar juara di ajang POLYTRON Pontianak International Challenge 2026 setelah mengalahkan wakil India, Ginpaul Sonna. Kemenangan Richie ini sekaligus memastikan Indonesia meraih total tiga gelar dari turnamen tersebut.

Dalam pertandingan final yang berlangsung sengit, Richie Duta Richardo berhasil menundukkan Ginpaul Sonna dengan skor 24-22, 21-19. Ia mengungkapkan bahwa sejak awal turnamen, dirinya tidak pernah menyangka bisa melaju hingga final dengan kemenangan dua gim. “Sebenarnya dari hari awal pun saya tidak memikirkan saya bisa terus menang dengan dua gim sampai di babak final sekalipun. Cuma saya selalu memberikan permainan saya yang terbaik saja,” ujar Richie.

Pertarungan di partai puncak ini diakui Richie berlangsung sangat ketat. “Partai hari ini karena sudah final, kami berdua merasa harus main mati-matian untuk memenangkan pertandingan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa di gim pertama, lawannya sempat meningkatkan tempo permainan dan memperkecil ketertinggalan setelah jeda. Namun, Richie mampu memanfaatkan kesalahan yang dibuat lawannya di akhir gim. Di gim kedua, Richie sempat melakukan beberapa kesalahan di poin-poin krusial, namun keberuntungan berpihak padanya di reli terakhir.

Atas raihan gelar ini, Richie menyampaikan rasa syukurnya dan mendedikasikannya untuk orang tua yang hadir langsung di Pontianak, serta teman-teman pelatnas, pelatih, dan tim pendukungnya. “Saya ucapkan syukur dengan gelar ini. Saya persembahkan untuk kedua orang tua yang sudah hadir langsung ke sini. Teman pelatnas, pelatih dan tim pendukung,” tuturnya.

Lebih lanjut, Richie memiliki target untuk meraih gelar yang lebih tinggi lagi ke depannya, seperti di level Super 100. Ia juga merasa lebih percaya diri dengan menggunakan jersey berwarna sama sejak babak awal hingga final. “Setelah ini saya ingin membidik gelar yang lebih tinggi lagi seperti Super 100. Memang ada sugesti untuk terus menggunakan jersey dengan warna yang sama dari babak pertama sampai final. Bikin saya lebih percaya diri,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian, menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian tiga gelar juara bagi Indonesia di POLYTRON Pontianak International Challenge 2026. “Kita patut bersyukur Indonesia bisa meraih tiga gelar juara di turnamen ini. Hasil ini menunjukkan bahwa para pemain kita mampu tampil kompetitif dan memanfaatkan kesempatan yang ada dengan baik,” kata Eng Hian.

Ia menambahkan bahwa hasil ini menjadi modal positif untuk turnamen selanjutnya. “Tentunya ini menjadi modal positif untuk menghadapi turnamen berikutnya. Harapannya, di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 level Super 100, para pemain Indonesia bisa kembali menunjukkan performa terbaik, bermain lebih konsisten, dan tentunya meraih hasil yang maksimal di hadapan dukungan masyarakat Pontianak,” pungkasnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp