Pontianak, 28 Agustus 2026 – Dua pasangan ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino dan Dexter Farrell/Anselmus Breagit Fredy Prasetya, berhasil melangkah ke babak perempat final POLYTRON Pontianak International Challenge 2026 setelah memenangkan pertandingan di babak 16 besar yang digelar hari ini.
Pasangan Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino menunjukkan dominasinya saat berhadapan dengan M. Nawaf Khoiriyansyah/Adrian Pratama. Mereka sukses mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor telak 21-5 dan 21-10. Daniel Edgar Marvino mengungkapkan rasa syukurnya atas performa yang lancar dan tanpa cedera. “Alhamdulillah di pertandingan tadi berjalan lancar, menang dan tanpa cedera. Kami coba tampil lepas, safe saja dan terus mencari serangan juga karena kami tahu kekuatan kami berdua ada di pola menyerang,” ujarnya.
Muhammad Rian Ardianto menambahkan bahwa mereka telah mengantisipasi pola permainan lawan. “Kami tahu Nawaf basicnya adalah pemain ganda campuran jadi tadi sudah komunikasi dengan Edgar untuk antisipasi pola ganda campurannya.” Meski meraih kemenangan meyakinkan, Rian mengakui perlunya pemulihan yang baik jelang pertandingan perempat final sore nanti. “Nanti sore main lagi di perempatfinal, pastinya recovery dulu yang bagus karena sudah lama juga saya tidak merasakan sehari main dua kali,” tuturnya.
Sementara itu, pasangan Dexter Farrell/Anselmus Breagit Fredy Prasetya yang merupakan unggulan keenam, harus berjuang lebih keras untuk menyingkirkan Yi Hsuan Chen/Lu Chen dari Chinese Taipei. Setelah kalah di gim pertama dengan skor 17-21, Dexter/Ansel berhasil bangkit dan membalikkan keadaan dengan memenangkan dua gim berikutnya, 21-12 dan 21-19.
Dexter Farrell menilai bahwa kendala di lapangan berhasil mereka atasi, meskipun di gim pertama masih dalam tahap penyesuaian pola permainan. “Puji Tuhan bermain baik hari ini, kendala yang dihadapi bisa kami atasi di lapangan. Terutama di gim pertama masih mencari-cari pola yang pas untuk melawan pasangan Chinese Taipei,” jelas Dexter.
Ia menambahkan bahwa chemistry yang baik di luar lapangan sangat membantu kekompakan mereka di dalam pertandingan. “Untuk chemistry tidak terlalu sulit karena kami cukup dekat di luar lapangan, kami sering diskusi.” Meskipun merasa penampilan mereka sudah cukup baik, Dexter menegaskan bahwa kewaspadaan tetap harus dijaga. “Dari dua pertandingan awal ini, kami merasa penampilannya sudah cukup baik tapi kami belum mau terlalu puas, kami harus terus waspada,” tegasnya.
Menyikapi jadwal padat, Anselmus Breagit Fredy Prastya menyatakan bahwa fokus dan menjaga kondisi fisik menjadi pekerjaan rumah utama mereka jelang babak perempat final. “PR kami masih harus meningkatkan fokus dan jaga kondisinya karena nanti sore akan kembali bertanding,” pungkas Anselmus.
