Munich – Terapi Aficamten menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan status kesehatan dan kapasitas latihan pasien dengan hipertrofi kardiomiopati (HCM) non-obstruktif yang bergejala. Data terbaru dari uji klinis ACACIA-HCM mengungkap bahwa penggunaan Aficamten selama 36 minggu memberikan perbaikan yang lebih signifikan dibandingkan dengan plasebo.
Temuan ini menandai tonggak penting, karena Aficamten, yang diproduksi oleh Myqorzo dari Cytokinetics, menjadi inhibitor miosin jantung pertama yang terbukti memberikan manfaat pada kondisi HCM non-obstruktif. Sebelumnya, pada Desember 2025, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah memberikan persetujuan untuk Aficamten dalam mengatasi gejala gagal jantung dan meningkatkan kapasitas latihan pada orang dewasa dengan HCM obstruktif yang bergejala. Saat ini, pilihan pengobatan yang terbukti efektif untuk HCM non-obstruktif masih terbatas, belum ada terapi spesifik yang diakui selain penanganan gejala gagal jantung.
Uji coba ACACIA-HCM ini melibatkan pasien yang didiagnosis dengan HCM dan mengalami gejala namun tidak memiliki penyumbatan aliran darah keluar ventrikel kiri. Hasil yang dirilis menunjukkan bahwa kelompok yang menerima Aficamten mengalami peningkatan yang lebih besar dalam skor status kesehatan, yang diukur menggunakan kuesioner standar, serta peningkatan signifikan dalam kemampuan mereka untuk berolahraga. Peningkatan ini diamati setelah periode pengobatan selama 36 minggu.
Penelitian ini memberikan sinyal harapan bagi ribuan pasien di seluruh dunia yang hidup dengan HCM non-obstruktif, sebuah kondisi yang dapat menurunkan kualitas hidup secara drastis. Dengan munculnya Aficamten sebagai opsi terapi potensial, para ahli medis kini memiliki alat baru untuk ditawarkan kepada pasien yang sebelumnya memiliki pilihan pengobatan yang sangat terbatas.
Meskipun data awal sangat menjanjikan, penelitian lebih lanjut dan evaluasi jangka panjang tetap diperlukan untuk sepenuhnya memahami efektivitas dan keamanan Aficamten dalam populasi pasien yang lebih luas dengan HCM non-obstruktif. Namun demikian, persetujuan awal FDA untuk indikasi obstruktif dan hasil positif dari ACACIA-HCM ini membuka jalan bagi kemungkinan perluasan penggunaannya di masa depan.
