Polda Metro Jaya tengah mendalami dugaan keterlibatan kelompok organisasi masyarakat (ormas) dalam insiden kerusuhan yang terjadi di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kerusuhan tersebut berlangsung sejak Kamis malam (27/8) hingga Jumat pagi (28/8).
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan tersebut. “Masih dalam pendalaman, apakah ada ormas yang terlibat atau tidak,” ujar Kombes Pol. Yusri Yunus kepada wartawan pada Sabtu (29/8).
Meskipun dugaan keterlibatan ormas ramai diperbincangkan di media sosial, polisi belum dapat memastikan hal tersebut. Penyelidikan fokus pada identifikasi pelaku dan motif di balik kerusuhan. “Kita masih dalami, apa ada ormas yang menggerakkan atau tidak. Nanti kita akan sampaikan perkembangannya,” tambah Kombes Pol. Yusri Yunus.
Insiden kerusuhan di Pejompongan ini telah menimbulkan perhatian publik dan memicu berbagai spekulasi, terutama di ranah maya. Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengungkap tuntas kasus ini dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Perkembangan lebih lanjut dari hasil penyelidikan akan terus diinformasikan oleh Polda Metro Jaya.
