Thursday, 27 August 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

UEFA Tetap Dorong Pemakzulan Infantino Meski Batalkan Boikot

Oleh Danu Ilham August 27, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Organisasi sepak bola Eropa, UEFA, pada Rabu (22/11/2023) mengumumkan pencabutan rencana boikot terhadap turnamen FIFA. Keputusan ini diambil setelah serangkaian diskusi, namun, UEFA menegaskan bahwa upaya mereka untuk mendesak pemecatan Presiden FIFA Gianni Infantino akan tetap dilanjutkan.

Langkah mundur UEFA terkait boikot turnamen FIFA ini merupakan respons terhadap perkembangan situasi terkini dan dialog yang telah terjalin. Meskipun demikian, friksi antara UEFA dan Gianni Infantino tampaknya masih jauh dari usai. UEFA berencana untuk terus menggalang dukungan dari federasi sepak bola lainnya guna mendorong pemakzulan Infantino dari jabatannya.

Sumber internal UEFA mengungkapkan bahwa kekecewaan terhadap kepemimpinan Infantino masih membekas kuat. “Kami telah memutuskan untuk tidak melanjutkan ancaman boikot, namun kami tetap berkomitmen untuk membawa perubahan di FIFA,” ujar seorang sumber yang enggan disebutkan namanya kepada media. “Kami yakin Gianni Infantino tidak lagi layak memimpin FIFA.”

Upaya untuk menyingkirkan Infantino dari kursi kepresidenan FIFA ini bukanlah hal baru. Sejak beberapa waktu lalu, UEFA telah menyuarakan ketidakpuasannya terhadap berbagai kebijakan dan gaya kepemimpinan Infantino. Mereka berargumen bahwa kepemimpinan Infantino telah menimbulkan perpecahan dan merusak citra organisasi sepak bola dunia.

Meskipun detail strategi UEFA untuk memobilisasi dukungan internasional belum sepenuhnya terungkap, diperkirakan mereka akan memanfaatkan pertemuan-pertemuan komite FIFA dan kongres FIFA mendatang untuk menyuarakan mosi tidak percaya. Federasi sepak bola dari benua lain juga diharapkan akan menjadi sasaran lobi UEFA.

Keputusan UEFA untuk tetap melanjutkan upaya pemakzulan Infantino ini menunjukkan bahwa konflik internal di tubuh FIFA masih belum mereda. Pergolakan ini berpotensi menciptakan ketidakpastian baru dalam tata kelola sepak bola global, meskipun ancaman boikot turnamen telah ditarik kembali.

Bagikan: Facebook X WhatsApp