Thursday, 27 August 2026
BREAKING
BERITA

Teror Kuno Bangkit di ‘Don’t Be Afraid of the Dark’ (2010)

Oleh Emanuel August 27, 2026 59 minutes lalu 0 komentar

Film horor ‘Don’t Be Afraid of the Dark’ yang dirilis pada tahun 2010 ini membawa penonton menyelami kisah mencekam tentang legenda yang menjadi nyata karena kepercayaan. Disutradarai oleh Guillermo del Toro, seorang sineas ternama di balik karya-karya fantasi gelap seperti ‘Hellboy’ dan ‘Pan’s Labyrinth’, film ini mengeksplorasi batas antara mitos dan realitas yang menghantui.

Cerita berfokus pada Sally (Bailee Madison), seorang gadis muda yang baru saja pindah ke rumah warisan keluarganya bersama ayahnya, Alex (Guy Pearce), dan pacar barunya, Kim (Katie Holmes). Rumah tua tersebut ternyata menyimpan rahasia kelam. Di dalam perapian rumah kuno Blackwood Manor, Sally menemukan sebuah kotak berisi artefak misterius dan suara-suara bisikan yang mulai mengganggunya.

Bisikan tersebut ternyata berasal dari makhluk mengerikan yang dikenal sebagai ‘The Blackwood’, roh-roh jahat yang terperangkap di dalam rumah sejak abad ke-19. Makhluk ini memiliki tujuan licik: mereka membutuhkan jiwa anak-anak untuk dapat kembali ke dunia manusia. Sally menjadi target utama mereka, dan teror mulai merasuk ke dalam kehidupan sehari-hari gadis kecil itu.

Awalnya, Alex dan Kim menganggap gangguan yang dialami Sally hanyalah imajinasi anak-anak atau respons terhadap perubahan besar dalam hidupnya. Namun, semakin lama, kejadian aneh dan menakutkan semakin sering terjadi, melibatkan Sally dan kedua orang tuanya. Keberadaan The Blackwood semakin nyata dan mengancam keselamatan mereka.

Film ini secara efektif membangun atmosfer yang mencekam, didukung oleh visual yang gelap dan desain suara yang menegangkan. Guillermo del Toro, yang juga turut menulis skenario bersama Matthew Robbins, berhasil menciptakan kembali legenda kuno yang menghantui menjadi sebuah narasi horor yang kuat. Ia menekankan bahwa terkadang, keyakinan kita sendirilah yang dapat menghidupkan cerita-cerita menakutkan.

Kutipan dari Guillermo del Toro mengenai ide di balik film ini cukup menggugah, “Legenda ada karena ada yang percaya.” Pernyataan ini menjadi kunci utama dalam memahami bagaimana The Blackwood mendapatkan kekuatan mereka dan mengapa mereka begitu terobsesi untuk mendapatkan pengikut, terutama dari kalangan anak-anak yang masih memiliki kepercayaan kuat pada hal-hal gaib. Film ini mengajak penonton untuk merenungkan kekuatan kepercayaan dan dampaknya dalam menghadapi hal-hal yang tak terlihat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp