Tuesday, 25 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Stimulasi Saraf Hipoglosal Berpotensi Turunkan Risiko Diabetes dan Hipertensi pada Pasien OSA

Oleh Rini Widiyarti August 25, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pasien dewasa dengan Obstructive Sleep Apnea (OSA) yang tidak patuh terhadap terapi tekanan jalan napas positif (PAP) dan tidak memiliki riwayat penyakit kardiovaskular menunjukkan penurunan risiko diabetes dan hipertensi dua tahun pasca-implantasi stimulasi saraf hipoglosal. Temuan ini didasarkan pada data studi yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Otolaryngology-Head & Neck Surgery.

Penelitian ini menyoroti potensi manfaat kardiovaskular jangka panjang dari stimulasi saraf hipoglosal. Neil Kondamuri, MD, seorang residen otolaringologi di University of Chicago Medicine, menyatakan, “Temuan kami dalam studi kohort ini mengindikasikan manfaat kardiovaskular yang bervariasi namun potensial dalam jangka panjang dari stimulasi saraf hipoglosal, yang dapat menginformasikan diskusi antara klinisi dan pasien.”

Studi ini secara spesifik mengamati subkelompok pasien OSA yang sebelumnya tidak berhasil menjalani terapi PAP. Setelah menjalani prosedur implantasi stimulasi saraf hipoglosal, kelompok ini menunjukkan perkembangan positif dalam hal risiko diabetes dan hipertensi. Data yang dikumpulkan selama dua tahun pasca-implantasi menjadi dasar kesimpulan ini.

Implikasi dari temuan ini cukup signifikan bagi penanganan pasien OSA. Terapi stimulasi saraf hipoglosal dapat menjadi alternatif yang patut dipertimbangkan bagi mereka yang kesulitan mematuhi terapi PAP, terutama jika dikombinasikan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah.

Bagikan: Facebook X WhatsApp