Tuesday, 25 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Survei Nasional 2025: Angka Bunuh Diri Remaja Menurun, Namun Waspada Tetap Penting

Oleh Rini Widiyarti August 25, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Data terbaru dari Survei Nasional Penggunaan Narkoba dan Kesehatan (National Survey on Drug Use and Health) tahun 2025 menunjukkan tren positif terkait kesehatan mental remaja. Survei ini mencatat adanya penurunan angka pada remaja usia 12 hingga 17 tahun yang memiliki pemikiran dan perilaku bunuh diri antara tahun 2021 dan 2025.

Menurut Badan Administrasi Layanan Penyalahgunaan Zat dan Kesehatan Mental (Substance Abuse and Mental Health Services Administration – SAMHSA), penurunan ini terlihat signifikan pada beberapa indikator. Angka pemikiran serius tentang bunuh diri turun dari 12,9% menjadi 10,4%. Sementara itu, angka remaja yang membuat rencana bunuh diri juga mengalami penurunan dari 6,2% menjadi 5,1%. Lebih lanjut, angka upaya bunuh diri tercatat menurun dari 3,6% menjadi 2,9%.

Meskipun tren penurunan ini patut disyukuri, para ahli mengingatkan bahwa upaya pencegahan dan penanganan perlu terus ditingkatkan. Rebecca J. Shields, DO, seorang spesialis psikiatri anak dan remaja di State University of New York Upstate Medical University, menekankan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengurangi risiko bunuh diri pada kelompok usia rentan ini. Beliau menggarisbawahi pentingnya pemahaman mendalam mengenai faktor-faktor risiko yang masih ada dan bagaimana cara mengatasinya secara efektif.

Survei ini memberikan gambaran awal mengenai perubahan pola pikir dan perilaku bunuh diri di kalangan remaja dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan angka yang tercatat diharapkan menjadi motivasi untuk terus melakukan intervensi yang tepat sasaran, mulai dari edukasi di lingkungan keluarga dan sekolah, hingga penyediaan akses layanan kesehatan mental yang lebih mudah dijangkau oleh para remaja.

Bagikan: Facebook X WhatsApp