Tuesday, 25 August 2026
BREAKING
BERITA

Gempa Petir Ungkap Struktur Bawah Permukaan Bumi Hingga 100 Meter

Oleh Emanuel August 25, 2026 51 minutes lalu 0 komentar

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh para ilmuwan berhasil mengungkap potensi baru dari fenomena alam yang dikenal sebagai gempa petir atau ‘thunderquakes’. Temuan ini tidak hanya memberikan pemahaman lebih dalam mengenai gempa petir itu sendiri, tetapi juga membuka kemungkinan baru dalam memetakan kondisi geologi di bawah permukaan bumi hingga kedalaman 100 meter.

Gempa petir, yang merupakan getaran yang dihasilkan oleh aktivitas petir, selama ini lebih banyak dipahami dalam konteks dampaknya terhadap atmosfer. Namun, studi yang dipublikasikan dalam jurnal Geophysical Research Letters ini menunjukkan bahwa gelombang seismik yang dihasilkan oleh petir dapat digunakan sebagai alat untuk memahami lapisan-lapisan bumi di bawah permukaan.

Tim peneliti, yang dipimpin oleh para ilmuwan dari Seismological Laboratory of the Institute of Earth Sciences di Universitas Hebrew Yerusalem, menganalisis data seismik dari 50 gempa petir yang terjadi di berbagai lokasi di seluruh dunia. Mereka menemukan bahwa pola gelombang seismik yang terekam sangat bervariasi tergantung pada jenis batuan dan struktur geologi di bawah titik pengukuran.

Dalam keterangan persnya, Dr. Roi Granot, seorang peneliti utama dalam studi ini, menyatakan, “Kami menemukan bahwa gempa petir dapat memetakan geologi bawah permukaan hingga 100 meter.” Hal ini mengindikasikan bahwa gempa petir memiliki kemampuan yang belum dimanfaatkan sebelumnya untuk ‘melihat’ ke dalam bumi.

Lebih lanjut, studi ini mengidentifikasi bahwa berbagai jenis batuan di bawah permukaan memantulkan gelombang seismik dari petir dengan cara yang berbeda. Perbedaan dalam pantulan ini memungkinkan para ilmuwan untuk membedakan antara berbagai jenis material, seperti pasir, kerikil, dan batuan padat, serta mengidentifikasi adanya rongga atau patahan.

Potensi aplikasi dari temuan ini sangat luas. Selain untuk pemetaan geologi umum, metode ini juga dapat digunakan dalam eksplorasi sumber daya alam, studi hidrogeologi untuk memahami aliran air tanah, bahkan dalam upaya mitigasi bencana. Kemampuan gempa petir untuk mendeteksi anomali bawah permukaan juga membuka pertanyaan menarik mengenai potensi kaitannya dengan fenomena geologi lainnya, meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengonfirmasi hal ini.

Dr. Granot menambahkan, “Kami berharap bahwa pekerjaan ini akan mengarah pada pengembangan metode baru untuk pemetaan geologi bawah permukaan menggunakan gempa petir.” Dengan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana gempa petir berinteraksi dengan bumi, para ilmuwan kini memiliki alat baru yang potensial untuk menjelajahi dan memahami lapisan tersembunyi planet kita.

Bagikan: Facebook X WhatsApp