Sebuah pesawat jenis Cassa yang diduga milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengalami insiden tergelincir di landasan pacu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan, pada Selasa (25/8). Kejadian ini menyebabkan aktivitas penerbangan di bandara tersebut sempat terganggu.
Kepala Penerangan Kodam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf. Rio Purwantoro, mengonfirmasi peristiwa tersebut. Menurutnya, pesawat nahas itu tergelincir saat hendak lepas landas. “Benar, ada pesawat Cassa milik TNI AU yang tergelincir di runway 31 Bandara Sultan Hasanuddin pada pukul 08.55 Wita,” ujar Kolonel Inf. Rio Purwantoro.
Kolonel Inf. Rio Purwantoro menambahkan bahwa pesawat tersebut rencananya akan melakukan penerbangan dari Makassar menuju Bandara Wamena. Namun, insiden tergelincir ini terjadi sebelum pesawat mencapai kecepatan lepas landas ideal.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh awak pesawat dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka-luka. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Semua kru selamat,” tegas Kolonel Inf. Rio Purwantoro.
Akibat insiden ini, landasan pacu Bandara Sultan Hasanuddin sempat ditutup sementara untuk proses evakuasi pesawat. Hal ini berdampak pada jadwal beberapa penerbangan komersial yang harus menunggu hingga situasi dinyatakan aman.
Saat ini, tim dari TNI Angkatan Udara sedang melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti tergelincirnya pesawat Cassa tersebut. Proses evakuasi pesawat juga terus dilakukan agar landasan pacu dapat segera dibuka kembali untuk operasional penerbangan normal.
