Friday, 21 August 2026
BREAKING
EKONOMI

Laba Bersih Bank Syariah Indonesia Tembus Rp4,16 Triliun di Semester I 2026, Bisnis Emas Jadi Penopang Utama

Oleh Yohanes August 21, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Bank Syariah Indonesia (BSI) berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang impresif di paruh pertama tahun 2026. Laba bersih BSI mencapai angka Rp4,16 triliun, menunjukkan peningkatan sebesar 11,08% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY). Pertumbuhan ini diraih BSI di tengah tantangan likuiditas industri perbankan yang masih ketat.

Salah satu kontributor terbesar terhadap kinerja positif ini adalah lonjakan signifikan pada bisnis emas BSI. Unit bisnis yang menangani produk dan layanan terkait emas ini mencatat pertumbuhan luar biasa sebesar 80,5%.

Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, mengungkapkan apresiasinya atas pencapaian ini. “Kami bersyukur atas kinerja positif yang berhasil diraih BSI di semester I-2026. Pertumbuhan laba bersih ini menunjukkan ketahanan dan strategi kami yang efektif dalam menghadapi berbagai tantangan pasar,” ujar Hery Gunardi. Ia menambahkan bahwa pertumbuhan bisnis emas merupakan salah satu pilar utama yang menopang performa perseroan.

Selain bisnis emas, BSI juga mencatat kinerja positif pada segmen pembiayaan. Total pembiayaan BSI tumbuh sebesar 15,73% YoY menjadi Rp257,03 triliun. Komposisi pembiayaan BSI didominasi oleh segmen mikro, konsumer, dan korporasi.

Rasio pembiayaan terhadap simpanan (NPF) BSI juga terpantau terjaga di level yang sehat, yaitu sebesar 1,81%. Hal ini menunjukkan pengelolaan risiko yang baik dalam penyaluran pembiayaan.

Dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun BSI juga mengalami peningkatan. Total DPK tumbuh 12,47% YoY menjadi Rp294,46 triliun. Pertumbuhan DPK ini mencerminkan kepercayaan nasabah terhadap BSI.

Performa kuat di semester I-2026 ini menjadi modal berharga bagi BSI untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, sejalan dengan visi menjadi bank syariah terkemuka di Indonesia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp