Agustinus Supratman, Camat Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi sorotan publik setelah sebuah video dirinya viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, Agustinus mengungkapkan tekanan besar yang dihadapinya dalam mendistribusikan bantuan gempa kepada masyarakat di wilayahnya.
Tekanan ini timbul akibat minimnya pasokan bantuan yang harus dibagi untuk 11 desa yang terdampak bencana gempa di Kabupaten Manggarai. Situasi semakin pelik mengingat jumlah warga yang membutuhkan bantuan mencapai 21.171 jiwa. Keterbatasan inilah yang menjadi sumber kegelisahan Camat Agustinus.
Agustinus Supratman secara gamblang menyatakan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Ia merasa terbebani dengan amanah yang diemban, terutama ketika harus membagi sumber daya yang terbatas kepada begitu banyak warga yang terdampak musibah. Pernyataan ini ia sampaikan dalam sebuah video yang kemudian beredar luas di berbagai platform media sosial, memicu perhatian dan simpati dari masyarakat luas.
Dalam video yang sama, Camat Agustinus juga sempat menyampaikan harapan agar pemerintah pusat maupun pihak terkait dapat memberikan perhatian lebih besar terhadap penanganan pascabencana gempa di wilayahnya. Ia menekankan bahwa kebutuhan masyarakat masih sangat tinggi dan bantuan yang ada saat ini belum mencukupi untuk mengatasi seluruh persoalan yang timbul akibat gempa.
Viralnya video ini menunjukkan betapa beratnya tugas para petugas di lapangan dalam menghadapi situasi darurat bencana. Keterbatasan logistik dan banyaknya jumlah pengungsi atau korban terdampak menjadi tantangan serius yang dihadapi oleh pemerintah daerah dan para camat sebagai ujung tombak penanganan bencana.
