Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan tengah menggenjot pembenahan infrastruktur di berbagai sektor. Langkah ini diambil untuk memastikan berbagai proyek dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat sebelum datangnya musim hujan.
Fokus utama percepatan pembangunan adalah pemanfaatan dana Tambahan Keuangan Daerah (TKD) yang telah dialokasikan. Target ambisius ditetapkan, yakni terealisasinya 50% anggaran sebelum musim hujan tiba.
Penjabat (Pj) Bupati Aceh Selatan, Cut Syamsuar, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera menindaklanjuti program-program pembangunan yang tertunda. “Saya minta semua OPD untuk segera menindaklanjuti apa yang sudah menjadi program kita,” tegas Cut Syamsuar dalam sebuah kesempatan.
Pemanfaatan dana TKD ini diarahkan pada berbagai jenis infrastruktur yang krusial bagi kesejahteraan masyarakat. Mulai dari pembangunan jalan, jembatan, irigasi, hingga fasilitas publik lainnya yang dianggap mendesak untuk segera diselesaikan.
Menurut data yang dihimpun, realisasi anggaran untuk program-program prioritas ini ditargetkan mencapai 50% sebelum musim hujan. Tujuannya jelas, agar masyarakat dapat segera merasakan dampak positif dari pembangunan tersebut. Keterlambatan penyelesaian proyek dikhawatirkan akan menimbulkan kendala operasional dan kerugian lebih lanjut, terutama saat cuaca ekstrem melanda.
Cut Syamsuar juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pelaksanaan proyek. Pengawasan ketat akan dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan standar yang ditetapkan dan anggaran yang digunakan benar-benar efektif. “Ke depannya, saya minta kepada seluruh OPD untuk tertib administrasi dan tertib dalam pelaporan,” ujarnya.
Pihak Pemkab Aceh Selatan berharap dengan percepatan pembangunan infrastruktur ini, roda perekonomian masyarakat dapat kembali berputar lebih kencang. Ketersediaan infrastruktur yang memadai dinilai menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempermudah akses transportasi barang dan jasa, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
