Saturday, 15 August 2026
BREAKING
EKONOMI

Investor Asing Jual Bersih Rp1,58 Triliun, IHSG Sepekan Variatif: Saham Unggulan Tertekan Namun Ada yang Melambung

Oleh Yohanes August 15, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Dalam sepekan terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis. Meskipun investor asing mencatatkan aksi jual bersih (nett sell) senilai Rp1,58 triliun, tidak semua saham ikut tertekan. Sejumlah saham justru berhasil mencatatkan penguatan signifikan, menunjukkan adanya selera pasar yang berbeda terhadap aset-aset tertentu.

Data yang dihimpun hingga penutupan perdagangan pada Jumat, 26 April 2024, menunjukkan bahwa total nett sell investor asing mencapai Rp1,58 triliun. Angka ini mencerminkan adanya aliran dana keluar dari pasar saham Indonesia selama periode tersebut.

Di tengah tren jual bersih asing tersebut, beberapa saham unggulan yang sering menjadi incaran investor justru terpantau mengalami pelemahan. Saham-saham ini, yang biasanya menjadi barometer pergerakan pasar, turut terimbas oleh sentimen negatif atau aksi jual yang lebih dominan.

Namun, cerita berbeda terjadi pada saham-saham lain. Sebagian emiten berhasil mencuri perhatian dengan lonjakan harga yang impresif. Penguatan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kinerja fundamental yang positif, sentimen positif dari industri terkait, hingga aksi beli dari investor domestik yang mampu menahan atau bahkan membalikkan tren pelemahan.

Salah satu saham yang berhasil melonjak adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Saham emiten pertambangan ini terpantau menguat 13,15% sepanjang pekan ini. Selain MDKA, saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel juga menunjukkan performa apik dengan kenaikan 7,86%.

Lonjakan harga juga terlihat pada saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) yang naik 6,92%, serta PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) yang menguat 6,89%. Saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) melengkapi deretan saham yang berkinerja baik dengan kenaikan 6,42%.

Sementara itu, beberapa saham yang mengalami pelemahan di antaranya adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang terkoreksi 2,51%, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 1,80%, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) melemah 1,79%. Saham PT Astra International Tbk (ASII) juga terpantau turun 0,95%, sedangkan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) stagnan.

Pergerakan IHSG yang cenderung variatif ini menunjukkan bahwa pasar saham Indonesia masih memiliki daya tarik bagi investor pada sektor-sektor tertentu, terlepas dari tren jual bersih yang dicatatkan oleh investor asing secara keseluruhan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp