Saturday, 15 August 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Mata Panda atau Raccoon Eyes: Gejala yang Perlu Diwaspadai

Oleh Muzairi M August 15, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Kondisi yang menyerupai lebam di area sekitar mata, yang dikenal sebagai raccoon eyes atau mata rakun, kini menjadi perhatian serius. Fenomena ini, meskipun sering disalahartikan sebagai tanda kelelahan biasa, sejatinya dapat mengindikasikan masalah kesehatan yang lebih dalam.

Istilah raccoon eyes merujuk pada munculnya lingkaran hitam atau kebiruan di bawah mata, mirip dengan pola wajah seekor rakun. Perubahan warna ini bukan sekadar masalah estetika, melainkan bisa menjadi sinyal tubuh yang perlu diinterpretasikan dengan benar.

Salah satu penyebab utama raccoon eyes adalah trauma kepala yang signifikan. Ketika terjadi cedera pada kepala, pembuluh darah di area sekitar mata dapat pecah, menyebabkan pendarahan yang kemudian bermanifestasi sebagai perubahan warna kulit.

Dokter spesialis saraf, dr. M. Yamin, Sp.S., dalam sebuah kesempatan menjelaskan, “Kondisi ini seringkali menjadi pertanda adanya fraktur pada tulang tengkorak, terutama di area dasar tengkorak.” Ia menambahkan bahwa raccoon eyes yang muncul setelah cedera kepala merupakan indikator penting untuk segera mencari penanganan medis.

Selain trauma kepala, kondisi medis lain juga dapat memicu munculnya raccoon eyes. Salah satu yang paling serius adalah neuroblastoma, sejenis kanker yang umum terjadi pada anak-anak. Kanker ini dapat menyebar ke kelenjar adrenal dan kemudian ke area sekitar mata, menyebabkan gejala raccoon eyes.

Ahli onkologi anak, dr. Aris Wibowo, Sp.A(K)., pernah menekankan pentingnya kewaspadaan orang tua. “Jika anak menunjukkan gejala raccoon eyes tanpa adanya riwayat trauma yang jelas, sebaiknya segera periksakan ke dokter,” ujar dr. Aris.

Penyebab lain yang perlu dipertimbangkan termasuk penyakit Cushing, suatu kondisi yang disebabkan oleh kelebihan hormon kortisol dalam tubuh, serta beberapa kondisi genetik langka. Dalam kasus penyakit Cushing, perubahan pada penampilan wajah, termasuk area mata, bisa menjadi salah satu manifestasi.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala raccoon eyes. Meskipun kadang-kadang hanya merupakan efek dari kurang tidur atau alergi, namun potensinya sebagai tanda penyakit serius mengharuskan adanya pemeriksaan medis untuk diagnosis yang tepat dan penanganan yang adekuat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp