Saturday, 15 August 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Bagi Penggemar ‘Silo’, Film ‘Snowpiercer’ Wajib Tonton Selanjutnya

Oleh Heni Maulidya August 15, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Serial ‘Silo’ yang diadaptasi dari novel karya Hugh Howey berhasil menarik perhatian penonton dengan premis fiksi ilmiahnya yang kelam namun penuh harapan. Mengisahkan tentang kehidupan di Silo 18, sebuah bunker bawah tanah raksasa yang menjadi tempat berlindung sisa-sisa umat manusia pasca-bencana global, serial ini secara perlahan mengungkap misteri-misteri kelam yang disembunyikan dari para penghuninya.

Bagi Anda yang telah menamatkan ‘Silo’ dan masih mendambakan tontonan serupa yang menggugah pikiran, film ‘Snowpiercer’ rilisan tahun 2013 menjadi rekomendasi utama. Film ini menawarkan pengalaman yang tak kalah intens, bahkan digambarkan lebih padat dan gelap dibandingkan serialnya.

Dalam ‘Snowpiercer’, penonton akan dibawa ke sebuah kereta super besar bernama Snowpiercer yang terus bergerak mengelilingi bumi. Kereta ini menjadi rumah bagi segelintir manusia yang selamat dari zaman es baru akibat upaya rekayasa iklim yang gagal. Sama seperti Silo, Snowpiercer juga terbagi menjadi beberapa kelas sosial. Bagian belakang kereta dihuni oleh kaum miskin yang hidup dalam keterbatasan, sementara semakin ke depan menuju lokomotif, kehidupan menjadi lebih layak dan nyaman. Cerita kemudian berkembang dengan munculnya pemberontakan yang mengungkap rahasia kelam di balik seluruh tatanan kereta, berujung pada salah satu wahyu paling mengejutkan.

Karakter Curtis dalam ‘Snowpiercer’, yang diperankan dengan garang oleh Chris Evans, digambarkan sebagai sosok yang dihantui masa lalu dan bertekad membongkar kebenaran di balik kesengsaraan yang dialaminya. Kesamaan nada, visual, dan nuansa antara ‘Silo’ dan ‘Snowpiercer’ begitu kuat, seolah-olah kedua cerita ini berasal dari semesta yang sama. Inti dari keduanya adalah keyakinan bahwa meskipun manusia dapat menerima keterbatasan dan kontrol demi keamanan semu, pada akhirnya mereka akan selalu menuntut kebebasan dan kebenaran.

Bagi Anda yang mencari tontonan dengan tema serupa, ada beberapa film lain yang patut dipertimbangkan. ‘I Am Mother’ (2019) menyajikan misteri di dalam bunker modern yang dihuni seorang gadis dan robot penjaganya. ‘The Platform’ (2019) menawarkan metafora tentang eksistensi dan masyarakat melalui penjara vertikal yang unik. Sementara itu, ‘High Rise’ (2016) mengeksplorasi sifat peradaban dan kontrol di sebuah gedung apartemen mewah yang perlahan dilanda kekacauan. Terakhir, ‘Logan’s Run’ (1976) dan ‘Soylent Green’ (1973) adalah film klasik yang juga mengangkat isu kontrol populasi dalam latar dunia pasca-apokaliptik.

Bagikan: Facebook X WhatsApp