Friday, 14 August 2026
BREAKING
DUNIA

Ribuan Awak USS Abraham Lincoln Terjebak di “Penjara Terapung”, Potensi Lompat ke Laut Meningkat

Oleh Heni Maulidya August 14, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Ribuan awak kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, dilaporkan mengalami kondisi yang sangat buruk hingga menganggap kapal tersebut sebagai “penjara terapung”. Situasi ini memicu kekhawatiran serius, bahkan ada indikasi bahwa sebagian awak nekat ingin melompat ke laut untuk melarikan diri dari penderitaan.

Sumber internal yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kondisi di dalam kapal induk tersebut telah mencapai titik kritis. Keluhan utama berkisar pada lingkungan yang tidak layak huni, ditambah dengan ketidakjelasan kapan mereka bisa kembali ke daratan. “Ini seperti penjara terapung,” keluh salah satu sumber, menggambarkan frustrasi yang meluas di antara kru.

Ketidakpuasan ini bukan hanya sekadar keluhan biasa. Laporan menyebutkan adanya indikasi kuat bahwa beberapa awak kapal mempertimbangkan tindakan ekstrem, yaitu mencoba melompat ke laut. “Ada beberapa laporan tentang personel yang mencoba melompat ke laut,” kata seorang pejabat Angkatan Laut AS kepada NBC News, meskipun ia tidak memberikan angka pasti mengenai insiden tersebut.

Kondisi yang memaksa para pelaut ini merasa terdesak hingga berani mengambil risiko membahayakan diri sendiri diduga kuat berkaitan dengan penundaan kepulangan mereka ke rumah. Meskipun tidak ada tanggal pasti yang disebutkan dalam laporan awal mengenai kapan para awak USS Abraham Lincoln dapat kembali, penundaan yang berkepanjangan ini tampaknya menjadi pemicu utama stres dan keputusasaan.

Kondisi di USS Abraham Lincoln ini menjadi sorotan tajam, menyoroti tantangan logistik dan psikologis yang dihadapi oleh personel militer yang bertugas di kapal induk. Angkatan Laut AS sendiri telah mengakui adanya laporan mengenai kru yang menunjukkan keinginan untuk melompat ke laut. Juru bicara Angkatan Laut, Komandan Rebecca R. Grant, menyatakan, “Kami mengetahui beberapa laporan mengenai kru yang menunjukkan keinginan untuk melompat ke laut. Kami sedang menyelidiki insiden ini.” Namun, Grant tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai jumlah insiden atau kapan insiden tersebut terjadi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp