Thursday, 13 August 2026
BREAKING
EKONOMI

Pemerintah Bidik Keuntungan Danantara untuk Tekan Utang Negara

Oleh Yohanes August 13, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pemerintah Indonesia berencana menarik sebagian keuntungan dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk memperkuat kas negara dan mengurangi beban utang. Langkah ini diungkapkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Menurut Menkeu Purbaya, strategi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam mengelola keuangan negara secara efisien. Dengan menarik sebagian keuntungan BPI Danantara, pemerintah berharap dapat mengurangi ketergantungan pada pinjaman baru dan mengendalikan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

“Kita akan mengambil sebagian keuntungan dari Danantara untuk mengurangi beban utang negara,” ujar Sri Mulyani pada sebuah kesempatan. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas fiskal di tengah tantangan ekonomi global.

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara sendiri merupakan lembaga yang didirikan untuk mengelola investasi strategis pemerintah, baik dari dalam maupun luar negeri. Keberadaannya diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

Meskipun detail mengenai besaran keuntungan yang akan ditarik belum diungkapkan secara spesifik, keputusan ini menunjukkan adanya sinergi antara pengelolaan investasi dan kebijakan fiskal. Harapannya, BPI Danantara tidak hanya berfungsi sebagai pengelola aset, tetapi juga sebagai sumber pendanaan potensial untuk pembangunan dan pengurangan kewajiban negara.

Langkah ini sejalan dengan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran negara. Dengan memanfaatkan potensi keuntungan dari entitas investasi yang dikelola pemerintah, negara dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan pembangunan jangka panjang tanpa menambah beban utang secara berlebihan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp