Tuesday, 11 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Terapi Latihan dan Nutrisi Tambahan Tak Tingkatkan Pemulihan Pasien Gagal Napas Akut di ICU

Oleh Rini Widiyarti August 11, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Terapi latihan bersepeda di tempat tidur yang dikombinasikan dengan suplementasi asam amino tidak menunjukkan peningkatan signifikan pada jarak jalan kaki pasien gagal napas akut saat keluar dari Unit Perawatan Intensif (ICU). Hasil studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine ini membandingkan kelompok pasien yang menerima latihan bersepeda harian, suplemen asam amino, dan perawatan standar dengan kelompok yang hanya menerima perawatan standar.

Temuan ini mengindikasikan bahwa intervensi kombinasi tersebut tidak memberikan manfaat tambahan dalam hal pemulihan fungsional pasien pasca-perawatan intensif. Jarak tempuh selama enam menit saat pasien keluar dari rumah sakit menjadi indikator utama yang diukur dalam penelitian ini, dan tidak ada perbedaan yang berarti antara kedua kelompok.

Dale M. Needham, MD, PhD, salah satu peneliti, menekankan implikasi dari temuan ini. Ia menyatakan, “Berdasarkan temuan studi ini dan tiga uji coba acak besar sebelumnya yang mengevaluasi suplementasi protein (tanpa tambahan latihan), asupan protein yang lebih tinggi (dengan atau tanpa tambahan latihan) seharusnya tidak digunakan pada fase akut penyakit kritis.” Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya berhati-hati dalam menerapkan intervensi nutrisi dan latihan pada pasien dalam kondisi kritis.

Studi ini melibatkan pasien yang mengalami gagal napas akut dan dirawat di ICU. Setelah menjalani perawatan, pasien dibagi ke dalam dua kelompok: satu kelompok menerima program bersepeda harian di tempat tidur yang dikombinasikan dengan suplementasi asam amino, sementara kelompok kontrol hanya menerima perawatan medis standar. Pemantauan dilakukan terhadap kemampuan fisik pasien, diukur dari jarak yang dapat mereka tempuh dalam waktu enam menit saat akan meninggalkan rumah sakit.

Hasil penelitian ini menambah bukti ilmiah yang ada mengenai efektivitas intervensi nutrisi dan latihan pada pasien kritis. Meskipun latihan dan nutrisi yang memadai sangat penting untuk pemulihan, pendekatan yang lebih spesifik dan berbasis bukti tampaknya diperlukan untuk mencapai hasil yang optimal pada pasien dengan kondisi medis yang kompleks seperti gagal napas akut.

Bagikan: Facebook X WhatsApp