JAKARTA – Temuan ratusan senjata tajam dan narkoba di sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan pada Rabu (25/10/2023) memicu keprihatinan mendalam dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise. Insiden ini menyoroti urgensi penciptaan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari ancaman bagi para siswa.
Menteri Yohana Yembise menyatakan keprihatinannya atas peristiwa yang terjadi di SMA Al-Azhar 14 Jakarta. “Saya sangat prihatin dengan adanya temuan ratusan senjata tajam dan juga narkoba di lingkungan sekolah. Ini sangat mengkhawatirkan,” ujar Menteri Yohana dalam keterangannya pada Kamis (26/10/2023).
Ia menekankan bahwa sekolah seharusnya menjadi tempat yang paling aman bagi anak-anak untuk menuntut ilmu. “Pihak sekolah dan juga orang tua harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak kita. Jangan sampai ada lagi kejadian seperti ini terulang kembali,” tegasnya.
Temuan mengejutkan ini bermula dari operasi gabungan yang dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Selatan dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta. Berdasarkan informasi yang diterima, aparat gabungan melakukan penggeledahan di SMA Al-Azhar 14 Jakarta pada Rabu (25/10/2023) dan berhasil menyita ratusan senjata tajam serta sejumlah paket narkoba.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, membenarkan adanya temuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa ratusan senjata tajam yang ditemukan meliputi berbagai jenis, seperti samurai, celurit, dan pisau. Selain itu, petugas juga menemukan beberapa paket narkoba dari lokasi yang berbeda di dalam area sekolah.
Ade Ary menambahkan bahwa temuan ini merupakan hasil dari tindak lanjut laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di lingkungan sekolah. “Kami akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui asal-usul senjata tajam dan narkoba tersebut, serta siapa saja yang terlibat,” katanya.
Pihak sekolah sendiri, melalui Kepala Sekolah SMA Al-Azhar 14 Jakarta, Dr. H. K. H. Djawahir Muhammad, menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama sepenuhnya dengan pihak kepolisian dalam penyelidikan. Ia juga menegaskan komitmen sekolah untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah serta mencegah peredaran narkoba dan kekerasan di kalangan siswa.
