Saturday, 8 August 2026
BREAKING
BERITA

Kebakaran Hutan Melanda Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Akses Wisata Ditutup

Oleh Emanuel August 8, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) tengah memperkuat upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Akibatnya, seluruh jalur wisata di kawasan tersebut terpaksa ditutup sementara. Keputusan ini diambil demi memastikan keselamatan pengunjung dan memaksimalkan penanganan api yang masih aktif membakar kawasan konservasi tersebut.

Penutupan akses wisata ini berlaku sejak Sabtu, 15 Juni 2024. Pihak Balai Besar TNBTS mengumumkan penutupan ini melalui surat edaran nomor SE.10/KB.1/TU/KSA/06/2024. Penutupan dilakukan untuk seluruh area wisata di TNBTS, termasuk Gunung Bromo, Gunung Batok, Lembah Watangan, dan Savana Teletubbies.

Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani, menyatakan bahwa penutupan ini merupakan langkah antisipasi dan pencegahan terhadap potensi risiko yang lebih besar. “Penutupan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi risiko yang lebih besar bagi pengunjung dan demi kelancaran upaya pemadaman kebakaran yang sedang berlangsung,” ujar Septi Eka Wardhani dalam keterangan persnya.

Luas lahan yang terbakar di TNBTS diperkirakan mencapai sekitar 40 hektare. Titik api pertama kali terdeteksi pada Jumat, 14 Juni 2024, pukul 10.00 WIB, di kawasan Gunung Batok, sektor Cemoro Lawang. Hingga saat ini, api masih terpantau aktif dan terus merambat.

Upaya pemadaman dilakukan secara simultan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Balai Besar TNBTS, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, serta relawan masyarakat setempat. Tim gabungan ini mengerahkan berbagai sumber daya, termasuk peralatan pemadam kebakaran darat dan helikopter water bombing yang beroperasi sejak Minggu, 16 Juni 2024.

Meskipun demikian, kondisi medan yang terjal dan angin yang cukup kencang menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pemadaman. “Medan di lokasi kebakaran cukup terjal dan angin cukup kencang sehingga menyulitkan tim di lapangan,” jelas Septi Eka Wardhani. Ia menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan api segera terkendali dan tidak meluas ke area lain yang lebih luas.

Pihak Balai Besar TNBTS mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi keputusan penutupan ini dan tidak memasuki kawasan taman nasional selama masa pemadaman. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan situasi dan pembukaan kembali akses wisata akan disampaikan secara berkala.

Bagikan: Facebook X WhatsApp