Friday, 7 August 2026
BREAKING
EKONOMI

Pakar Mendesak Standar Keamanan Galon Guna Ulang Demi Perlindungan Konsumen dari Paparan BPA

Oleh Yohanes August 7, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Para akademisi kembali menyuarakan urgensi penetapan standar yang jelas untuk galon guna ulang berbahan polikarbonat. Langkah ini dinilai krusial untuk meminimalkan potensi risiko paparan Bisphenol A (BPA) yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat.

Dr. Ir. R. Soerjo Hartanto, M.Eng., seorang pakar dari Institut Teknologi Bandung (ITB), mengemukakan bahwa meskipun galon guna ulang polikarbonat telah lama digunakan, belum ada standar baku yang secara spesifik mengatur batas aman penggunaannya. Hal ini berpotensi menimbulkan kekhawatiran di kalangan konsumen terkait keamanan jangka panjang.

Soerjo Hartanto menjelaskan, “Standar ini penting untuk memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai batas usia pakai galon guna ulang polikarbonat agar tidak menimbulkan risiko kesehatan.” Ia menekankan bahwa penetapan standar tersebut akan menjadi pedoman bagi produsen dan konsumen.

Senada dengan itu, Dr. Feriandi, M.Si., seorang ahli kimia dari Universitas Padjadjaran (Unpad), menambahkan bahwa studi ilmiah terkait migrasi BPA dari galon polikarbonat perlu terus didalami. Meskipun saat ini belum ada bukti kuat yang menyatakan BPA dalam galon guna ulang menyebabkan penyakit tertentu, penelitian lanjutan tetap diperlukan untuk memahami potensi dampaknya.

“Kami masih terus melakukan penelitian, dan sejauh ini belum ada bukti yang menyatakan BPA dalam galon guna ulang menyebabkan penyakit tertentu. Namun, masyarakat tetap perlu waspada,” ujar Feriandi. Ia juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai cara penggunaan galon guna ulang yang benar dan aman.

Usulan standardisasi ini muncul sebagai respons terhadap kekhawatiran yang berkembang di masyarakat mengenai potensi risiko kesehatan dari penggunaan produk berbahan polikarbonat yang mengandung BPA. BPA sendiri diketahui sebagai zat kimia yang dapat mengganggu sistem hormon tubuh.

Pemerintah, melalui Kementerian Perindustrian, telah menyatakan kesiapannya untuk membahas lebih lanjut usulan standardisasi ini. Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) Kemenperin, Muhammad Khairul, menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti masukan dari para akademisi. “Kami akan menindaklanjuti masukan dari para akademisi terkait standardisasi galon guna ulang polikarbonat,” katanya pada Rabu (21/02/2024).

Langkah ini diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi konsumen Indonesia serta mendorong industri untuk terus berinovasi dalam menghadirkan produk yang aman dan berkualitas.

Bagikan: Facebook X WhatsApp