Imigrasi Cilegon Perluas Akses Layanan Paspor di Hari Libur, Manfaatkan Momen CFD

Yohanes

CILEGON – Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Cilegon kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang mudah dijangkau dengan membuka layanan pengurusan paspor di akhir pekan. Inisiatif ini diwujudkan melalui program PASPORIA (Paspor Minggu Ceria) yang digelar bertepatan dengan Car Free Day (CFD) Kota Cilegon pada Minggu, 21 Juni 2026. Langkah ini memberikan alternatif waktu yang lebih fleksibel bagi masyarakat Cilegon dan sekitarnya untuk mengurus dokumen perjalanan penting tanpa harus mengorbankan jam kerja.

Program PASPORIA ini tidak hanya terbatas pada layanan keimigrasian semata. Dalam pelaksanaannya, Kantor Imigrasi Cilegon berkolaborasi dengan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Cilegon serta Cristal Optical untuk menyediakan layanan tambahan yang tak kalah penting. Masyarakat yang hadir di area Kantor Imigrasi Cilegon, yang lokasinya strategis berada di jalur CFD, dapat sekaligus memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis. Keberadaan layanan kesehatan ini melengkapi kemudahan bagi warga yang beraktivitas di kawasan bebas kendaraan tersebut.

Kepala Kantor Imigrasi Cilegon, Aditya Triputranto, menjelaskan bahwa penyelenggaraan layanan paspor pada hari Minggu merupakan respons terhadap tingginya antusiasme masyarakat Cilegon terhadap kegiatan CFD. "Kami melihat antusiasme warga Cilegon yang sangat tinggi setiap kali CFD digelar. Oleh karena itu, kami proaktif membuka pintu di hari Minggu ini. Jadi, masyarakat bisa berolahraga sambil mengurus paspornya," ujar Aditya dalam siaran persnya pada Minggu (21/6/2026).

Aditya menambahkan bahwa penyelenggaraan layanan paspor di ruang publik seperti ini merupakan salah satu strategi untuk memperluas jangkauan akses masyarakat terhadap layanan keimigrasian. Tujuannya adalah untuk menghilangkan hambatan waktu dan lokasi, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu di hari kerja. Selain itu, layanan kesehatan yang disediakan di lokasi menjadi nilai tambah yang signifikan. "Masyarakat dapat memperoleh beberapa layanan publik dalam satu lokasi yang sama, sehingga lebih efisien dan efektif," imbuhnya.

Layanan kesehatan yang ditawarkan mencakup pemeriksaan kesehatan dasar dan pemeriksaan kesehatan mata. Kolaborasi dengan Rutan Kelas IIA Cilegon dan Cristal Optical ini menunjukkan sinergi antarlembaga pemerintah dan swasta dalam memberikan pelayanan yang komprehensif kepada masyarakat. Ini menjadi contoh bagaimana instansi publik dapat berinovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang beragam.

Meskipun kegiatan utama pengurusan paspor dilakukan di hari libur, Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian, Donny Prasetyo Utomo, menegaskan bahwa seluruh tahapan penerbitan paspor tetap dilaksanakan di dalam gedung Kantor Imigrasi Cilegon. Keputusan ini diambil demi menjaga kualitas pelayanan, keamanan data pemohon, serta memastikan kelancaran proses. "Karena titik keramaian CFD ada persis di jalan depan kantor, kami memfasilitasi para pemohon untuk langsung masuk ke ruang pelayanan paspor kami di dalam gedung Kantor Imigrasi Cilegon," jelas Donny.

Proses di dalam gedung meliputi pemeriksaan dokumen, pengambilan foto, wawancara, hingga perekaman data biometrik. Donny memastikan bahwa setiap tahapan berjalan kondusif, nyaman, dan didukung oleh jaringan sistem yang stabil. Hal ini penting untuk menjamin akurasi data dan kepuasan pemohon. "Hal ini kami lakukan untuk memastikan tahapan pemeriksaan dokumen, foto, wawancara, dan pengambilan data biometrik tetap berjalan kondusif, nyaman, dan sistem jaringannya stabil," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan proses sesuai prosedur yang berlaku merupakan prioritas utama. Langkah ini juga dirancang untuk memastikan kenyamanan para pemohon, terutama mengingat tingginya aktivitas masyarakat yang memadati kawasan CFD pada hari Minggu. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati fasilitas CFD tanpa merasa terburu-buru atau terganggu oleh proses administrasi.

Antusiasme warga yang memanfaatkan layanan paspor pada hari libur ini menjadi indikator kuat akan adanya kebutuhan terhadap layanan keimigrasian yang lebih fleksibel. Fenomena ini menunjukkan bahwa banyak masyarakat yang memiliki kesibukan di hari kerja dan membutuhkan opsi pelayanan di akhir pekan. Imigrasi Cilegon menyatakan akan terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan layanan di akhir pekan ini.

Evaluasi tersebut penting untuk mengukur efektivitas program dan mengidentifikasi potensi pengembangan lebih lanjut. Keberhasilan program PASPORIA ini dapat menjadi model bagi kantor imigrasi lain di seluruh Indonesia untuk meniru dan mengadaptasi. Harapannya, inovasi seperti ini dapat terus digulirkan untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas layanan publik di masa mendatang, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat mengurus dokumen perjalanan mereka dengan mudah dan nyaman.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All