Panggung Dunia 2026: Bintang Lapangan Hijau Siap Ukir Sejarah, Rekor Klasik Terancam Patah

Danu Ilham

Piala Dunia 2026, yang baru saja bergulir, tak hanya menyajikan tontonan sepak bola akbar, tetapi juga menjadi panggung potensial bagi para megabintang untuk mengukir rekor-rekor baru yang telah lama berdiri. Nama-nama beken seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Kylian Mbappe, Harry Kane, hingga Erling Haaland menjadi sorotan utama. Kehadiran mereka di turnamen edisi ke-48 ini membuka peluang besar untuk memecahkan atau bahkan menciptakan catatan sejarah baru di kancah sepak bola tertinggi.

Perhelatan akbar Piala Dunia selalu menjadi ajang pembuktian bagi para pemain terbaik dunia. Di edisi 2026 ini, sorotan tertuju pada para bintang yang performanya telah mendominasi dekade terakhir. Lionel Messi, sang maestro Argentina, dan Cristiano Ronaldo, ikon Portugal, terus menunjukkan tajinya meski usia tak lagi muda. Sementara itu, Kylian Mbappe, penyerang muda Prancis yang kian matang, dan Harry Kane, bomber tajam Inggris, juga menjadi ancaman nyata bagi setiap pertahanan lawan. Tak ketinggalan, Erling Haaland, mesin gol Norwegia yang sedang naik daun, siap mencuri perhatian dengan ketajamannya.

Salah satu rekor yang paling santer dibicarakan adalah rekor gol sepanjang masa di Piala Dunia. Lionel Messi, setelah mencetak hattrick di laga pembuka Argentina, kini menyamai rekor 16 gol yang sebelumnya dipegang tunggal oleh legenda Jerman, Miroslav Klose. Messi membutuhkan 27 pertandingan untuk mencapai angka tersebut, tiga laga lebih banyak dari Klose. Namun, bagi Messi, yang terpenting adalah posisinya kini sejajar di puncak. Dengan usianya yang semakin matang, setiap gol yang dicetak Messi di turnamen ini akan menjadi penentu rekor baru.

Tak jauh di belakang Messi, Kylian Mbappe dengan 14 gol juga memiliki kans besar untuk melampaui Klose dan bahkan Messi sendiri. Mbappe baru saja memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Prancis dengan 58 gol, menunjukkan konsistensinya yang luar biasa. Harry Kane, dengan 12 gol, juga masih berada dalam perburuan, meski jaraknya sedikit lebih jauh. Potensi Mbappe dan Kane untuk terus menambah pundi-pundi gol mereka di turnamen ini akan menambah sengit persaingan pencetak gol terbanyak.

Di kancah tim nasional, Harry Kane berpeluang besar memecahkan rekor gol Gary Lineker untuk Inggris di ajang Piala Dunia. Kane baru saja menyamai rekor 10 gol Lineker setelah mencetak dua gol dalam kemenangan Inggris atas Kroasia. Dengan satu pertandingan grup lagi melawan Ghana, Kane sangat mungkin melampaui Lineker. Selain itu, Kane juga telah mencatatkan namanya sebagai pemain Inggris kedua yang mencetak gol di tiga edisi Piala Dunia berbeda, menyamai pencapaian Sir David Beckham. Laga melawan Ghana juga akan menjadi penampilan ke-115 Kane untuk The Three Lions, menyamai rekor penampilan Beckham.

Perebutan gelar Sepatu Emas (Golden Boot) juga diprediksi akan berlangsung sengit, dengan Kylian Mbappe dan Harry Kane sebagai kandidat kuat. Mbappe memenangkan gelar ini di Piala Dunia Qatar 2022 dengan delapan gol. Sementara Kane meraihnya di Rusia 2018 dengan enam gol. Saat ini, Denis Undav (Jerman) dan Jonathan David (Kanada) memimpin dengan tiga gol, namun Kane, Haaland, dan Mbappe hanya terpaut satu gol. Persaingan untuk menjadi pencetak gol terbanyak di edisi kali ini diprediksi akan menjadi salah satu yang paling menarik dalam sejarah.

Cristiano Ronaldo, meski tidak selalu menjadi sorotan utama dalam hal gol, juga berpotensi mencatatkan rekor baru. Ia kini menyamai rekor Lionel Messi sebagai pemain yang mencetak gol di lima edisi Piala Dunia berbeda. Jika Ronaldo berhasil mencetak gol di Piala Dunia 2026, ia akan menjadi satu-satunya pemain yang mencetak gol di enam edisi turnamen akbar ini. Rekor ini akan semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu legenda terbesar sepak bola dunia.

Lebih dari sekadar gol, Ronaldo juga telah mencatatkan rekor sebagai pemain outfield tertua yang tampil di Piala Dunia. Dengan usia 41 tahun 132 hari saat bermain di laga pembuka Portugal, ia melampaui rekor Atiba Hutchinson dari Kanada. Rekor ini menunjukkan dedikasi dan kebugaran luar biasa yang dimiliki Ronaldo hingga usia senja kariernya.

Erling Haaland, striker muda Norwegia, juga tidak ingin ketinggalan dalam mengukir sejarah. Dalam debutnya di Piala Dunia, Haaland langsung mencetak dua gol dalam kemenangan Norwegia atas Irak, menjadikannya pemain pertama yang mencetak brace untuk negaranya di turnamen ini. Gol-gol tersebut juga menyamai rekor Kjetil Rekdal sebagai pencetak gol terbanyak Norwegia di Piala Dunia. Peluang Haaland untuk melampaui rekor ini sangat terbuka di laga-laga berikutnya.

Di luar nama-nama besar, kisah-kisah inspiratif juga mewarnai Piala Dunia 2026. Kiper Tanjung Verde, Vozinha, menjadi sorotan berkat performanya yang gemilang dalam debut Piala Dunia negaranya melawan Spanyol. Dengan usia 40 tahun 12 hari, ia menjadi pemain tertua yang tampil di laga debut Piala Dunia untuk sebuah negara. Vozinha juga mencatatkan rekor sebagai kiper tertua yang berhasil mencatat clean sheet di partai debutnya di Piala Dunia.

Dari sisi manajerial, Didier Deschamps, pelatih timnas Prancis, semakin mendekati rekor kemenangan terbanyak sebagai pelatih di Piala Dunia. Saat ini, ia hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk menyamai rekor 16 kemenangan yang dipegang oleh Helmut Schön dari Jerman Barat. Jika Prancis terus melaju, Deschamps berpotensi besar memecahkan rekor ini dan menutup masa baktinya bersama timnas Prancis dengan sebuah pencapaian monumental.

Namun, tidak semua rekor yang berpotensi dipecahkan bersifat positif. Hingga kini, sudah enam kartu merah dikeluarkan di Piala Dunia 2026, melebihi jumlah kartu merah di dua edisi sebelumnya. Rekor jumlah kartu merah terbanyak di satu edisi Piala Dunia adalah 28 kartu di tahun 2006. Dengan masih banyaknya pertandingan yang akan dimainkan, rekor ini juga berpotensi terlampaui jika intensitas permainan tetap tinggi dan disiplin para pemain menurun. Piala Dunia 2026 menjanjikan lebih dari sekadar pertarungan di lapangan, tetapi juga sebuah babak baru dalam buku sejarah sepak bola dunia.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All