Bank Industri dan Pertambangan (Bank of Industry and Mine), salah satu bank milik negara Iran, mengambil langkah drastis dengan membekukan seluruh rekening milik National Iranian Oil Company (NIOC). Keputusan ini diambil menyusul membengkaknya beban utang perusahaan minyak nasional Iran yang kini mencapai angka fantastis, yakni 303 triliun rial.
Pembekuan rekening ini merupakan imbas langsung dari akumulasi utang yang terus menerus membebani NIOC. Sebagai salah satu pilar ekonomi Iran, kondisi keuangan NIOC yang memburuk ini tentu menjadi perhatian serius bagi lembaga keuangan negara.
Meskipun angka utang yang mencapai 303 triliun rial sangat besar, belum ada pernyataan resmi dari NIOC maupun Bank Industri dan Pertambangan yang merinci penyebab pasti dari peningkatan utang tersebut. Namun, situasi ini mengindikasikan adanya permasalahan finansial yang mendalam di dalam tubuh perusahaan minyak negara.
Langkah pembekuan rekening oleh bank negara merupakan tindakan tegas yang menunjukkan urgensi penyelesaian masalah utang ini. Diharapkan, dengan adanya intervensi ini, NIOC dapat segera mengambil langkah perbaikan dan restrukturisasi keuangan demi menjaga stabilitas operasionalnya dan kontribusinya terhadap perekonomian Iran.
