Wednesday, 5 August 2026
BREAKING
EKONOMI

Pendaftaran Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) Dibuka Kembali untuk Proyek Waste-to-Energy

Oleh Yohanes August 5, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Indonesia kembali membuka pendaftaran Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) untuk mempercepat pengembangan proyek Waste-to-Energy (WtE). Langkah ini menandai fase baru dalam upaya pemerintah mengelola sampah sekaligus menghasilkan energi terbarukan.

Pembukaan kembali registrasi DPT ini merupakan respons terhadap kebutuhan mendesak untuk mempercepat realisasi proyek WtE yang diharapkan dapat memberikan solusi ganda bagi persoalan sampah perkotaan dan pemenuhan kebutuhan energi nasional.

Proses pendaftaran DPT yang dibuka kembali ini diharapkan dapat menjaring lebih banyak penyedia teknologi dan pengembang proyek yang memiliki kapabilitas dan kredibilitas. DPT sendiri berfungsi sebagai kumpulan perusahaan yang telah lolos seleksi awal dan dianggap mampu melaksanakan proyek-proyek WtE yang kompleks.

Dalam keterangan resminya, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) menyatakan bahwa pembukaan kembali DPT ini bertujuan untuk menyaring calon mitra yang paling sesuai dengan standar dan kebutuhan proyek. Kemenko Marves menekankan pentingnya peran serta swasta dalam mewujudkan proyek WtE yang efisien dan berkelanjutan.

“Kita harus bergerak cepat dalam mengembangkan WtE. Oleh karena itu, pendaftaran DPT dibuka kembali untuk menjaring lebih banyak calon mitra terbaik,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Marves, Septian Hario Setyo, pada 12 September 2023. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan prioritas pada proyek-proyek yang dapat memberikan dampak signifikan.

Proyek WtE sendiri merupakan salah satu strategi utama pemerintah dalam mengatasi timbulan sampah di perkotaan yang terus meningkat. Melalui teknologi WtE, sampah yang tadinya merupakan beban lingkungan dapat diubah menjadi sumber energi listrik yang bermanfaat. Hal ini sejalan dengan target bauran energi terbarukan nasional.

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan sejumlah kota sebagai pilot project pelaksanaan WtE, termasuk Jakarta, Surabaya, Solo, dan Semarang. Pembukaan kembali DPT diharapkan dapat memperluas cakupan dan mempercepat implementasi proyek di kota-kota tersebut maupun di daerah lain yang berpotensi.

Dengan dibukanya kembali pendaftaran DPT, diharapkan semakin banyak perusahaan berkualitas yang tertarik untuk berkontribusi dalam pengembangan proyek WtE di Indonesia. Hal ini akan mempermudah pemerintah dalam memilih mitra strategis yang dapat diandalkan untuk mewujudkan target pengelolaan sampah dan energi terbarukan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp