Wednesday, 5 August 2026
BREAKING
POLITIK

TNI Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Anggota Polri di Palmerah

Oleh Danu Ilham August 5, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait insiden dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang prajurit TNI terhadap anggota Polri. Peristiwa ini dilaporkan terjadi di kawasan Asrama Polisi, Palmerah, Jakarta Barat.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal TNI Nugraha Gumilar, menegaskan bahwa pihaknya sedang mendalami kasus tersebut. “Terkait adanya peristiwa tersebut, saat ini sedang dalam proses pendalaman oleh POM TNI,” ujar Nugraha Gumilar dalam keterangan resminya pada Rabu, 24 Januari 2024.

Ia menambahkan bahwa POM TNI telah menerima laporan mengenai kejadian ini. “Kita akan tindak lanjuti sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku di lingkungan TNI,” tegasnya. Nugraha Gumilar memastikan bahwa penanganan kasus ini akan dilakukan secara profesional dan transparan, demi menjaga sinergi antarlembaga penegak hukum.

Dugaan penganiayaan ini pertama kali mencuat ke publik melalui unggahan video yang beredar di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria berseragam loreng yang diduga merupakan prajurit TNI melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang pria berseragam Polri. Kejadian ini menimbulkan keresahan dan pertanyaan mengenai hubungan kerja sama antara kedua institusi tersebut.

Lebih lanjut, Nugraha Gumilar mengimbau agar masyarakat tidak berspekulasi liar terkait kasus ini. “Harapannya, masyarakat dapat menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan oleh POM TNI. Kami berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan berimbang setelah proses pendalaman selesai,” pungkasnya. Pihak TNI berjanji akan mengusut tuntas perkara ini dan memberikan sanksi tegas apabila terbukti ada pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp