Amazfit Balance 3 hadir sebagai jam tangan hybrid training yang ditujukan bagi pengguna yang menginginkan fitur kesehatan premium dengan harga terjangkau, yakni $369.99. Jam tangan ini lebih diposisikan sebagai smartwatch kesehatan dan pemulihan, baru kemudian sebagai pelacak olahraga. Akibatnya, banyak fitur unggulannya yang berpotensi terabaikan. Berikut adalah lima trik cerdas yang dapat membantu Anda memanfaatkan Amazfit Balance 3 secara maksimal.
Salah satu fitur yang mungkin luput dari perhatian adalah kemampuan merekam pesan suara singkat di tengah sesi latihan tanpa mengganggu alur gerakan. Fitur asisten suara ini sangat berguna untuk mencatat sensasi latihan pada momen tertentu, mencatat ide untuk sesi latihan berikutnya, atau sekadar membuat pengingat. Untuk menggunakannya, cukup tekan dan tahan tombol atas (crown) hingga layar mendengarkan muncul, lalu ucapkan pesan Anda. Setelah sesi latihan selesai, data ini akan tersinkronisasi ke Zepp App dan dapat ditemukan di bagian “Workout Notes”. Lebih lanjut, asisten suara ini juga dapat digunakan untuk mengatur perangkat, seperti menambah kecerahan layar atau memulai timer. Kemampuan ini bahkan bisa digabungkan, di mana Anda dapat memulai latihan dan menetapkan tujuan dalam satu perintah suara, misalnya, “Mulai lari luar ruangan dan tetapkan target 5 mil”.
Mode pengembang dapat diakses melalui urutan ketukan rahasia pada Amazfit Balance 3. Caranya, buka Profil, lalu Pengaturan, kemudian Tentang, dan ketuk logo Zepp sebanyak tujuh kali berturut-turut. Mode ini memberikan akses ke informasi perangkat yang biasanya tersembunyi, berguna untuk mengatasi masalah sinkronisasi atau sekadar memuaskan rasa ingin tahu. Melalui mode pengembang, Anda juga dapat menginstal tampilan jam (watch face) kustom dengan mengunggahnya dari komputer, memindai kode QR yang dihasilkan, lalu menginstalnya langsung ke jam tangan.
Untuk menghemat daya baterai, beberapa fitur dapat dinonaktifkan saat tidak berolahraga. Pertama, Amazfit Balance 3 memungkinkan personalisasi notifikasi. Anda dapat memilih untuk menonaktifkan notifikasi dari aplikasi tertentu, seperti pengingat kalender, sambil tetap mengaktifkan notifikasi penting seperti pesan teks. Kedua, frekuensi pengukuran detak jantung dapat dikurangi dari setiap satu menit menjadi setiap lima atau sepuluh menit saat tidak berolahraga. Ketiga, fitur “Automatic Stress Monitoring” dan “Auto Blood Oxygen” dapat dimatikan jika tidak secara spesifik membutuhkan data tersebut. Terakhir, lacak lokasi dan pencatatan detak jantung secara terus-menerus juga sebaiknya dinonaktifkan ketika tidak sedang berolahraga, namun jangan lupa untuk mengaktifkannya kembali sebelum memulai sesi latihan.
Masalah umum pada jam tangan Amazfit adalah sensitivitas tombol mahkota (crown) yang berlebihan, yang dapat menyebabkan jeda latihan yang tidak disengaja. Solusinya adalah dengan mengubah mekanisme jeda dari “tekan sederhana” menjadi “tekan lama” di pengaturan latihan. Meskipun awalnya mungkin memerlukan penyesuaian, cara ini efektif mencegah jeda tak terduga akibat gerakan pergelangan tangan.
Untuk mempercepat koneksi GPS, terutama di area perkotaan yang padat, ada beberapa langkah yang bisa diambil. Pertama, ubah pengaturan akurasi GPS melalui Zepp App, dari mode hemat daya menjadi “Balanced” atau “Accuracy”. Kemudian, sebelum setiap latihan, buka Zepp App dan tarik layar beranda ke bawah untuk memaksa sinkronisasi manual. Ini akan mengirimkan data orbit satelit terbaru ke jam tangan. Jika khawatir soal daya tahan baterai, setelah latihan selesai, Anda dapat kembali ke pengaturan GPS dan beralih kembali ke mode hemat daya.
