Tuesday, 4 August 2026
BREAKING
DUNIA

Maroko Salahkan Disinformasi Medsos atas Lonjakan Migran ke Ceuta

Oleh Heni Maulidya August 4, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Ribuan warga Maroko nekat menerobos masuk ke wilayah Ceuta, sebuah enklave Spanyol di Afrika Utara, memicu respons dari pemerintah Maroko. Kementerian Dalam Negeri Maroko menyatakan bahwa gelombang migrasi tak biasa ini dipicu oleh penyebaran informasi yang salah di media sosial.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Maroko, disinformasi tersebut telah menimbulkan harapan palsu di kalangan warga tentang kemungkinan mudahnya memasuki Ceuta. Informasi yang menyesatkan ini diduga kuat menjadi pendorong utama ribuan warga Maroko, termasuk anak-anak, berupaya melintasi perbatasan ke Ceuta pada Senin (17/5/2021) dan hari-hari berikutnya.

Pihak berwenang Maroko juga dilaporkan telah melancarkan operasi untuk mengembalikan sebagian dari mereka yang berhasil masuk ke Ceuta ke wilayah Maroko. Tindakan ini diambil sebagai respons terhadap situasi kemanusiaan dan keamanan yang berkembang di perbatasan.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Maroko menegaskan bahwa negaranya berkomitmen untuk memerangi jaringan penyelundupan manusia. “Kami akan melanjutkan upaya kami untuk memerangi jaringan penyelundupan manusia yang memanfaatkan warga kami untuk mencapai tujuan mereka,” ujar juru bicara tersebut dalam sebuah pernyataan tertulis. Pernyataan ini menekankan bahwa Maroko tidak akan tinggal diam terhadap eksploitasi warganya oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Maroko dan Spanyol. Hubungan kedua negara memburuk setelah Spanyol mengizinkan Brahim Ghali, pemimpin Front Polisario yang memperjuangkan kemerdekaan Sahara Barat, untuk menerima perawatan medis di Spanyol. Maroko menganggap Front Polisario sebagai musuh dan menuntut agar Ghali diadili di Spanyol. Insiden masuknya ribuan migran ke Ceuta ini menambah kompleksitas hubungan bilateral yang sudah tegang tersebut.

Bagikan: Facebook X WhatsApp