KAPAL Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 dilalap api di perairan Sumenep, Madura, pada Sabtu (19/8/2023). Insiden tragis ini merenggut nyawa lima penumpang dan menyebabkan puluhan lainnya masih dalam status hilang.
Api mulai berkobar sekitar pukul 11.00 WIB, menimbulkan kepanikan luar biasa di antara para penumpang dan awak kapal. Upaya pemadaman dan evakuasi segera dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, TNI AL, Polairud, dan nelayan setempat. Namun, besarnya api dan kondisi cuaca yang kurang bersahabat menyulitkan proses penyelamatan.
Menurut keterangan Kepala Basarnas Surabaya, Bapak Amiruddin, hingga Minggu (20/8/2023) pagi, timnya telah berhasil mengevakuasi lima jenazah penumpang. “Lima jenazah sudah berhasil kami evakuasi. Kami terus melakukan pencarian terhadap penumpang yang dilaporkan hilang,” ujar Amiruddin.
Puluhan penumpang dilaporkan belum ditemukan. Keluarga korban yang cemas terus berdatangan ke Pelabuhan Kalianget, Sumenep, berharap ada kabar baik mengenai kerabat mereka yang ikut dalam pelayaran nahas tersebut. Data awal menunjukkan KMP Mutiara Sentosa 2 mengangkut ratusan penumpang saat kejadian.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang. Tim investigasi gabungan sedang bekerja untuk mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi mata guna mengungkap akar permasalahan yang menyebabkan musibah ini.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab kebakaran sembari menunggu hasil investigasi resmi. Fokus utama saat ini adalah melanjutkan upaya pencarian korban yang belum ditemukan dan memberikan dukungan kepada keluarga yang terdampak musibah.
Sebelumnya, KMP Mutiara Sentosa 2 dijadwalkan berlayar dari Pelabuhan Jangkar, Situbondo, menuju Pelabuhan Batulicin, Kalimantan Selatan. Kapal ini merupakan salah satu moda transportasi laut yang sering digunakan untuk menghubungkan pulau-pulau di Indonesia.
