Api melalap KM Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep, memaksa tiga sopir truk ekspedisi nekat melompat ke laut demi menyelamatkan diri. Kapal yang terbakar itu membawa 236 penumpang lainnya yang seluruhnya berhasil dievakuasi dari kobaran api.
Insiden mengerikan ini terjadi pada Jumat (25/8/2023) sekira pukul 14.00 WIB. KM Mutiara Sentosa 2 yang tengah berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Pelabuhan Makassar, tiba-tiba dilalap si jago merah. Lokasi kejadian berada di Perairan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura.
Petugas Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Sumenep, melalui Kepala Seksi Keselamatan Berlayar dan Penjagaan, R. Abdul Azis, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa seluruh penumpang kapal, berjumlah 236 orang, telah berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke daratan.
Namun, nasib berbeda dialami oleh tiga sopir truk ekspedisi yang membawa muatan di kapal tersebut. Dalam situasi panik dan darurat, mereka terpaksa melompat ke laut untuk menghindari api yang semakin membesar. Beruntung, ketiga sopir tersebut berhasil ditemukan dan diselamatkan dalam kondisi selamat.
Menurut informasi yang dihimpun, api pertama kali terlihat muncul di bagian mesin kapal. Asal mula api masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian lain kapal, menciptakan kepanikan di antara penumpang dan kru.
Proses evakuasi dilakukan dengan sigap oleh tim penyelamat yang segera bergerak menuju lokasi kejadian. Kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi dan kapal patroli milik pemerintah dikerahkan untuk membantu mengangkut seluruh penumpang ke tempat yang aman. Berkat kecepatan respons, seluruh 236 penumpang berhasil diselamatkan tanpa ada korban jiwa dari kalangan penumpang.
Pihak berwenang tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran KM Mutiara Sentosa 2. Kerugian materiil akibat insiden ini diperkirakan cukup besar, mengingat kerusakan yang dialami pada kapal. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat di laut.
