Saturday, 1 August 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Hindari 5 Kebiasaan Berbahaya Ini di Kolam Renang, Kata Dokter

Oleh Muzairi M August 1, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Beberapa kebiasaan yang kerap terlihat di area kolam renang ternyata berpotensi menimbulkan bahaya. Dokter mengingatkan agar para pengunjung kolam renang menghindari lima hal krusial ini demi menjaga keselamatan diri dan orang lain.

Dr. Dian Novita, Sp.PD, seorang dokter spesialis penyakit dalam, menyoroti adanya praktik-praktik di sekitar kolam renang yang perlu diwaspadai. “Ada beberapa hal yang memang sering kita lihat terjadi di area kolam renang, namun sebenarnya sangat tidak disarankan karena berisiko menimbulkan kecelakaan atau masalah kesehatan,” ujar Dr. Dian.

Salah satu larangan utama adalah berlarian di tepi kolam renang. Permukaan yang basah dan licin sangat rentan membuat pengunjung terpeleset dan jatuh, yang bisa berujung pada cedera serius. “Tepi kolam renang itu licin, apalagi kalau basah. Berlari di sana sangat berisiko,” jelasnya.

Selanjutnya, aktivitas melompat atau mendorong orang lain ke dalam kolam renang juga sangat tidak dianjurkan. Tindakan ini bisa menyebabkan orang yang didorong terkejut, tidak siap, dan berpotensi tenggelam atau mengalami cedera akibat benturan. “Mendorong teman atau keluarga ke kolam itu berbahaya. Korban bisa tidak siap dan berujung pada kecelakaan,” tegas Dr. Dian.

Kebiasaan lain yang perlu dihindari adalah berenang tanpa pengawasan, terutama bagi anak-anak. Kehadiran orang dewasa yang mengawasi sangat penting untuk memastikan keselamatan mereka di dalam air. “Anak-anak harus selalu diawasi ketika berenang. Jangan pernah ditinggal sendirian,” pesannya.

Dr. Dian juga menyarankan agar tidak memakai perhiasan saat berenang. Perhiasan seperti cincin, kalung, atau gelang bisa tersangkut pada sesuatu di dalam atau sekitar kolam, yang berpotensi menyebabkan cedera atau bahkan kerusakan pada perhiasan itu sendiri. “Perhiasan bisa tersangkut dan menyebabkan luka atau merusak barangnya,” terangnya.

Terakhir, penting untuk tidak berenang dalam kondisi mabuk atau setelah mengonsumsi obat-obatan yang menyebabkan kantuk. Kondisi fisik dan mental yang terganggu dapat menurunkan kewaspadaan dan kemampuan bereaksi terhadap situasi darurat di dalam air. “Jangan pernah berenang dalam keadaan mabuk atau setelah minum obat yang membuat ngantuk. Ini menurunkan kesadaran dan kemampuan kita,” tutup Dr. Dian.

Bagikan: Facebook X WhatsApp