Friday, 31 July 2026
BREAKING
DUNIA

Serangan Gabungan AS-Saudi Tewaskan 20 Milisi Pendukung Iran di Irak

Oleh Heni Maulidya July 31, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Lebih dari 20 orang dilaporkan tewas dalam serangan udara gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Arab Saudi terhadap kelompok milisi yang didukung Iran di wilayah Irak. Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa, 28 Juli, menimbulkan pertanyaan baru mengenai stabilitas regional dan peran kekuatan asing di Irak.

Serangan tersebut menargetkan basis-basis milisi di beberapa lokasi, mengutip laporan yang menyebutkan adanya indikasi kuat keterlibatan milisi tersebut dalam aktivitas yang mengancam keamanan nasional Irak dan regional. Detail mengenai lokasi persis serangan dan identitas spesifik milisi yang menjadi sasaran belum dirinci lebih lanjut oleh pihak yang berwenang.

Sumber yang dekat dengan insiden ini mengungkapkan bahwa operasi gabungan tersebut merupakan respons terkoordinasi terhadap intelijen yang mengindikasikan adanya persiapan serangan oleh milisi tersebut. “Kami memiliki informasi yang kredibel mengenai rencana mereka,” ujar seorang pejabat yang enggan disebutkan namanya, “dan kami harus bertindak cepat untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.”

Pihak Amerika Serikat dan Arab Saudi belum mengeluarkan pernyataan resmi terperinci mengenai operasi ini, namun indikasi awal menunjukkan bahwa serangan tersebut merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk menekan pengaruh Iran di Timur Tengah, khususnya di Irak. Koalisi internasional pimpinan AS sendiri telah lama beroperasi di Irak dengan dalih memerangi sisa-sisa kelompok teroris, namun serangan ini tampaknya memiliki cakupan yang lebih luas.

Insiden ini berpotensi memicu ketegangan diplomatik antara Irak dengan negara-negara yang terlibat, mengingat Irak memiliki hubungan yang kompleks dengan Iran dan juga menjalin kerja sama keamanan dengan Amerika Serikat. Pemerintah Irak sendiri sejauh ini belum memberikan komentar resmi mengenai jumlah korban atau dampak serangan tersebut terhadap wilayahnya. Situasi di lapangan masih terus dipantau, seiring dengan kekhawatiran akan adanya potensi pembalasan dari kelompok milisi yang menjadi sasaran.

Bagikan: Facebook X WhatsApp