Wednesday, 29 July 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Ribuan Warga Mallorca Protes ‘Pariwisata Massal’, Bentrok dengan Polisi

Oleh Muzairi M July 29, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Puluhan ribu warga Spanyol turun ke jalan di Palma de Mallorca pada Kamis, 26 Juli 2026, menyuarakan penolakan terhadap pariwisata massal yang dinilai telah mencapai titik jenuh. Aksi unjuk rasa yang mengusung slogan “Mallorca di batasnya” ini berujung pada bentrokan dengan aparat kepolisian.

Massa yang diperkirakan mencapai 25 ribu orang ini berkumpul untuk menyuarakan aspirasi mereka terkait dampak negatif dari lonjakan wisatawan terhadap kehidupan lokal. Para demonstran membawa spanduk dan poster yang menyoroti isu-isu seperti kenaikan biaya hidup, kepadatan berlebih, dan kerusakan lingkungan akibat aktivitas pariwisata.

Menurut laporan, suasana demonstrasi yang awalnya damai mulai memanas ketika sebagian peserta aksi mencoba mendekati area-area yang dianggap sebagai simbol pariwisata berlebih. Pihak kepolisian yang berjaga mencoba menghalau massa, yang berujung pada adu argumen dan kemudian bentrokan fisik.

Seorang juru bicara dari kelompok penggerak aksi menyatakan keprihatinan mendalam atas situasi yang terjadi. “Kami hanya ingin didengar. Kami tidak menolak turis sepenuhnya, tetapi kami menuntut agar pariwisata di Mallorca dikelola secara berkelanjutan dan tidak mengorbankan kualitas hidup penduduk lokal,” ujar juru bicara tersebut, yang identitasnya tidak disebutkan dalam pemberitaan awal.

Insiden bentrokan ini menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi lebih lanjut jika pemerintah daerah tidak segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi tuntutan warga. Pihak berwenang setempat dilaporkan sedang melakukan investigasi terkait penyebab bentrokan dan dampaknya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp