Bagi pengguna cincin pintar Ultrahuman, terutama model terbaru Ring Pro, aplikasi pendampingnya menawarkan lautan data yang bisa jadi membingungkan. Namun, dengan beberapa trik cerdas, pengguna dapat menavigasi banjir informasi ini dan memanfaatkan fitur tersembunyi yang canggih. Artikel ini akan mengulas lima cara agar Anda mendapatkan hasil maksimal dari perangkat Ultrahuman Anda.
Meskipun cincin pintar seperti Ultrahuman Ring Air (yang tidak lagi tersedia di AS) dan Ring Pro dirancang untuk memberikan wawasan mendalam, aplikasi terbarunya kini memiliki tampilan yang sedikit berbeda. Pastikan Anda menggunakan versi aplikasi terbaru agar panduan ini relevan, terutama jika Anda melihat perubahan pada tab ‘Longevity’.
Salah satu fitur yang sering terabaikan adalah tab ‘Longevity’. Alih-alih fokus pada estimasi usia biologis yang mungkin terlihat seperti gimmick, tab ini sebenarnya adalah ringkasan tren jangka panjang Anda. Jika tab utama menampilkan data harian dan saran, tab ‘Longevity’ merangkum akumulasi dari hari-hari tersebut. Di sinilah Anda dapat menemukan estimasi VO2max, indikator kebugaran kardio Anda, serta informasi mengenai ‘sleep debt’ atau utang tidur. Laporan ini memberikan gambaran jelas seberapa besar pengaruh kebiasaan tidur Anda terhadap kesehatan.
Bagi penggemar olahraga, akurasi detak jantung saat berolahraga bisa menjadi perhatian. Cincin pintar memang bukan pelacak olahraga terbaik, namun Ultrahuman menawarkan solusi. Pengguna dapat menghubungkan cincin dengan perangkat pelacak detak jantung eksternal yang lebih akurat, seperti Garmin atau bahkan chest strap. Cukup mulai sesi latihan dari aplikasi Ultrahuman, lalu pilih perangkat eksternal yang terhubung. Aplikasi ini kompatibel dengan berbagai perangkat yang dapat menyiarkan data detak jantung, termasuk Airpods Pro 3, Apple Watch, Polar, Whoop, dan Garmin.
Fitur baru dalam pembaruan Emerald memungkinkan pengguna untuk ‘melatih’ algoritma deteksi detak jantung cincin. Dengan mengenakan perangkat sekunder secara bersamaan, Ultrahuman akan membandingkan sinyal dari kedua perangkat untuk meningkatkan akurasi. Saat ini, fitur ini baru mendukung beberapa monitor detak jantung Polar, namun dukungan untuk perangkat lain seperti Garmin dijadwalkan segera menyusul. Pelatihan untuk penghitungan langkah juga akan segera hadir.
Ultrahuman unggul dalam memberikan rekomendasi waktu optimal untuk berbagai aktivitas. Selain saran untuk mengurangi paparan layar di malam hari dan target langkah di pagi hari serta ‘golden hour’, pengguna dapat mengaktifkan plugin ‘Vitamin D’. Plugin ini tidak hanya membantu memantau asupan vitamin D, tetapi juga menampilkan jadwal matahari terbit dan terbenam yang disesuaikan dengan lokasi Anda. Informasi ini sangat berguna untuk merencanakan aktivitas luar ruangan, terutama di sore hari, agar Anda tahu kapan sebaiknya membawa penerangan tambahan.
Terakhir, untuk menghemat daya baterai, aktifkan ‘Chill Mode’. Mode bawaan ‘Turbo Mode’ menguras baterai dengan melacak semua sensor secara intensif. Namun, ‘Chill Mode’ tetap memberikan data penting tentang tidur dan periode istirahat, serta sampel data saat berolahraga, namun mengurangi pelacakan detail di waktu lain. Penghematan baterai ini signifikan tanpa mengorbankan informasi krusial.
