Tuesday, 28 July 2026
BREAKING
DUNIA

Iran Tolak Negosiasi dengan AS, Sebut Washington Bertindak Seperti Geng Mafia

Oleh Heni Maulidya July 28, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Teheran, Iran – Iran secara tegas menyatakan tidak memiliki niat untuk berunding dengan Amerika Serikat saat ini. Penolakan ini muncul menyusul meningkatnya ketegangan dan pecahnya kembali konflik antara kedua negara dalam beberapa pekan terakhir.

Menurut Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amirabdollahian, postur Amerika Serikat dalam menghadapi situasi ini menunjukkan pola perilaku yang mirip dengan sebuah geng mafia. Ia mengkritik sikap AS yang dinilainya tidak bertanggung jawab dan cenderung melakukan intimidasi.

“Amerika Serikat harus belajar untuk bertanggung jawab dan menghormati hukum internasional,” ujar Amirabdollahian dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Selasa, 23 Mei 2023. Ia menambahkan bahwa Iran tidak akan terintimidasi oleh taktik tekanan yang digunakan oleh Washington.

Amirabdollahian juga menyoroti bahwa AS telah mengambil tindakan yang melanggar kedaulatan negara lain, dan ini perlu diubah. Ia menekankan bahwa Iran tidak akan tunduk pada tekanan dan akan terus membela kepentingannya.

Pernyataan ini disampaikan di tengah eskalasi ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, yang dipicu oleh berbagai isu, termasuk program nuklir Iran dan pengaruh regionalnya. Kedua negara telah terlibat dalam serangkaian tindakan saling tuduh dan sanksi selama bertahun-tahun, yang semakin memburuk dalam beberapa waktu terakhir.

Sebelumnya, pada hari Senin, 22 Mei 2023, seorang pejabat senior Iran yang tidak disebutkan namanya juga mengindikasikan bahwa pembicaraan tidak mungkin terjadi dalam kondisi saat ini. Pejabat tersebut menyatakan bahwa AS harus terlebih dahulu menunjukkan niat baik dan perubahan sikap yang nyata sebelum Iran mempertimbangkan kembali kemungkinan negosiasi.

Hubungan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat telah tegang sejak Revolusi Islam Iran tahun 1979. Upaya-upaya sebelumnya untuk memperbaiki hubungan melalui perjanjian nuklir Iran, yang dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), juga mengalami kemunduran signifikan setelah AS menarik diri dari perjanjian tersebut pada tahun 2018.

Bagikan: Facebook X WhatsApp