Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) telah melakukan langkah strategis dengan menyalurkan tambahan pasokan LPG 3 kg bersubsidi di dua wilayah Jawa Barat, yaitu Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Subang. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan bahan bakar pokok bagi masyarakat.
Lebih dari 292 metrik ton LPG 3 kg dialokasikan sebagai ‘extra dropping’ atau pasokan tambahan yang disalurkan ke kedua kabupaten tersebut. Alokasi ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat, terutama menyambut momen-momen penting yang seringkali meningkatkan konsumsi LPG.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga JBB, Eko Kristanto, menjelaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk menjaga stabilitas pasokan LPG bersubsidi. “Kami terus berupaya memastikan ketersediaan LPG 3 kg di tingkat konsumen, terutama untuk rumah tangga dan usaha mikro yang berhak menerima subsidi,” ujar Eko Kristanto.
Penambahan pasokan ini dilakukan di berbagai titik distribusi di Majalengka dan Subang. Pertamina Patra Niaga JBB bekerja sama dengan agen dan pangkalan LPG untuk mendistribusikan pasokan tambahan ini secara merata. Masyarakat diimbau untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi untuk mendapatkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Selain memastikan ketersediaan, Pertamina Patra Niaga JBB juga terus melakukan pemantauan terhadap penyaluran LPG bersubsidi. Hal ini penting untuk mencegah penyelewengan dan memastikan bahwa LPG 3 kg tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Patroli rutin dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum terus dilakukan untuk menjaga kelancaran dan ketertiban distribusi LPG.
