Saturday, 25 July 2026
BREAKING
BADMINTON

Putri Kusuma Wardani Tuntaskan Perjalanan di Perempatfinal China Open 2026, Ungkap Evaluasi Diri

Oleh Wibowo July 25, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Changzhou, 24 Juli 2026 – Perjalanan pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, harus terhenti di babak perempatfinal China Open 2026. Langkahnya dihentikan oleh wakil Jepang, Tomoka Miyazaki, dalam pertandingan yang berlangsung sengit.

Meski berhasil memenangi gim pertama dengan skor 21-16, Putri Kusuma Wardani tidak mampu mempertahankan keunggulannya. Ia kemudian kalah di gim kedua dan ketiga dengan skor 11-21, 9-21, yang membuatnya harus mengakhiri kiprahnya di turnamen Super 1000 ini.

Usai pertandingan, Putri Kusuma Wardani mengungkapkan rasa ketidakpuasannya terhadap performanya di lapangan. “Tetap bersyukur keluar dari lapangan dengan tidak ada cedera apapun. Untuk hari ini saya rasa sangat nggak puas mainnya. Walaupun gim pertama menang, tapi gim kedua dan ketiga benar-benar tidak memuaskan,” ujar Putri.

Ia menganalisis bahwa perubahan angin cukup berpengaruh pada jalannya pertandingan, terutama di gim penentuan. “Secara permainan sebenarnya Tomoka tidak banyak berubah tapi faktor menang dan kalah angin cukup menentukan. Di gim ketiga dari awal dia terus menekan dan saya tidak bisa keluar dari tekanan. Dia mungkin bisa tampil lebih lepas dan saya terus kesulitan dengan pukulan-pukulan yang terlalu panjang atau nettingnya banyak tanggung,” tambahnya.

Meskipun demikian, Putri Kusuma Wardani melihat pengalaman ini sebagai pelajaran berharga. Ia mengambil banyak pelajaran dari dua minggu terakhir, termasuk performanya di turnamen ini dan minggu sebelumnya. “Banyak pelajaran yang saya ambil dari dua minggu ini, walau di sini kurang puas dengan penampilannya tapi minggu lalu bisa mengalahkan Wang Zhi Yi dan hampir menang dari Akane cukup menumbuhkan kepercayaan diri yang lebih lagi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Putri menyatakan bahwa fokus mental menjadi aspek krusial yang perlu ia tingkatkan. “Saya harus belajar lagi menahan fokus pikirannya biar tetap prima tidak hanya dalam satu atau dua pertandingan, tidak hanya satu turnamen tapi di dua atau tiga turnamen beruntun,” tutupnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp