Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, harus mengakhiri langkahnya di babak 32 besar China Open 2026. Bertanding di Changzhou pada 22 Juli 2026, Ana/Trias takluk dari pasangan Korea Selatan, Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong, yang merupakan unggulan keenam turnamen.
Pertarungan sengit terjadi sejak awal gim. Ana/Trias sempat unggul di gim pertama dengan skor 21-17. Namun, di gim kedua, meski bermain dengan angin yang menguntungkan, mereka harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 20-22. Memasuki gim ketiga, pasangan Korea Selatan menunjukkan performa yang lebih konsisten dan menutup pertandingan dengan skor 13-21.
Febriana Dwipuji Kusuma menuturkan, strategi permainan sudah dipersiapkan dengan matang mengingat kondisi lapangan yang berangin. “Jadi dari awal kami sudah mempersiapkan mau main seperti apa karena kan memang lapangan di sini berangin. Harus ada perubahan pola itu di setiap gimnya. Dari awal sudah benar caranya bahkan sampai di gim kedua yang posisinya menang angin,” jelas Febriana.
Ia menambahkan, pada akhir gim kedua, mereka berusaha menurunkan bola namun terkadang pukulan menjadi tidak pas dan banyak pengembalian yang salah. “Kadang malah pukulannya tidak pas, pengembaliannya banyak salah yang malah menjadi bumerang. Gim ketiga pasangan Korea bisa bermain lebih baik dari kami,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Febriana mengakui kekuatan lawan yang terus menekan. Ia merasa seharusnya mereka bisa menjaga momentum dan tetap menyerang dengan kesabaran. “Lawan mereka yang benar-benar kuat dan kena-an terus memang kami harusnya bisa jaga momentum. Terus menyerang tapi ada sabarnya juga. Tidak boleh terlalu bernafsu atau terburu-buru,” pungkasnya.
Di nomor ganda campuran, wakil Indonesia lainnya, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, juga tersingkir di babak 32 besar. Mereka kalah dari unggulan keempat asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran, dengan skor 13-21 dan 16-21.
