{
“title”: “Kekuatan Merek di Era Digital Bergantung pada Relevansi, Kata Pakar”,
“content”: “
Relevansi menjadi kunci utama dalam strategi membangun kekuatan merek di era digital saat ini. Perubahan perilaku konsumen yang dinamis serta pesatnya transformasi digital menuntut merek untuk senantiasa relevan agar tetap bertahan dan berkembang.
Pernyataan ini disampaikan oleh Ressa Bawazier, Country Manager of Marketing dan Growth di Bukalapak, dalam sebuah forum diskusi yang membahas strategi branding di era digital. Menurutnya, konsep relevansi ini mencakup pemahaman mendalam terhadap kebutuhan dan keinginan konsumen yang terus berubah.
“Merek yang kuat di era digital adalah merek yang relevan. Relevansi ini bukan hanya soal produk atau layanan yang ditawarkan, tetapi juga bagaimana merek tersebut berinteraksi dengan konsumennya,” ujar Ressa Bawazier. Ia menambahkan bahwa relevansi juga berkaitan erat dengan kemampuan merek untuk beradaptasi dengan tren dan teknologi terbaru.
Dalam konteks digital, relevansi dapat diwujudkan melalui berbagai cara. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan data konsumen untuk personalisasi pengalaman. Bukalapak, misalnya, terus berupaya memahami preferensi penggunanya melalui analisis data guna menawarkan produk dan promo yang tepat sasaran. Hal ini sejalan dengan tren konsumen yang semakin menghargai pengalaman yang dipersonalisasi.
Lebih lanjut, Ressa Bawazier menekankan pentingnya kehadiran merek di berbagai platform digital yang relevan dengan target audiensnya. Interaksi yang otentik dan komunikasi yang transparan juga menjadi elemen krusial. “Konsumen saat ini menginginkan merek yang ‘hidup’ dan bisa diajak berkomunikasi dua arah. Mereka mencari nilai lebih, bukan sekadar transaksi,” jelasnya.
Strategi relevansi ini juga terlihat dalam upaya Bukalapak untuk terus berinovasi. Dengan memahami pergeseran gaya hidup dan kebutuhan masyarakat, Bukalapak berusaha menghadirkan solusi yang tidak hanya fungsional tetapi juga terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari konsumen. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat ikatan emosional antara merek dan konsumen, yang pada akhirnya membangun loyalitas jangka panjang.
Oleh karena itu, bagi para pelaku bisnis, investasi pada riset pasar dan pemahaman konsumen menjadi sangat penting. Merek yang mampu mengukir relevansi di hati dan pikiran konsumennya akan memiliki pondasi yang kokoh untuk menghadapi tantangan dan meraih peluang di lanskap digital yang terus berevolusi.
“
}
