Braunau am Inn, Austria – Sebuah kantor polisi baru telah resmi dibuka di Braunau am Inn, Austria, tepat di lokasi yang dulunya merupakan rumah kelahiran Adolf Hitler. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah Austria untuk menghilangkan jejak dan asosiasi situs bersejarah tersebut dengan ideologi Nazi.
Pembukaan kantor polisi ini mengakhiri perdebatan panjang yang telah berlangsung bertahun-tahun mengenai nasib bangunan bekas penginapan abad ke-17 yang menjadi tempat lahir diktator Nazi tersebut. Keputusan ini diharapkan dapat mengubah narasi dan fungsi tempat tersebut, menjauhkannya dari citra kelam masa lalu.
Sebelumnya, bangunan yang beralamat di Salzburger Vorstadt 15 itu telah menjadi subjek kontroversi sengit. Selama bertahun-tahun, berbagai usulan diajukan untuk memanfaatkan situs tersebut, mulai dari pusat peringatan, museum, hingga bahkan dihancurkan. Namun, rencana pembangunan kantor polisi yang baru ini akhirnya disetujui.
Menteri Dalam Negeri Austria, Karl Nehammer, menyatakan optimisme atas perubahan fungsi bangunan tersebut. “Kami ingin tempat ini tidak lagi diasosiasikan dengan kebencian dan kejahatan, melainkan menjadi simbol masa depan yang damai dan demokrasi,” ujar Nehammer saat peresmian. Ia menambahkan bahwa kehadiran polisi di lokasi tersebut akan menjadi penanda kuat bahwa Austria secara tegas menolak segala bentuk ekstremisme.
Proses revitalisasi bangunan ini telah berjalan cukup lama. Pemerintah Austria membeli bangunan tersebut pada tahun 2016 setelah pemilik sebelumnya menolak untuk menjualnya, yang dikhawatirkan dapat disalahgunakan untuk tujuan neo-Nazi. Setelah akuisisi, dilakukan renovasi besar-besaran untuk mengubah fungsi aslinya.
Kantor polisi yang baru ini rencananya akan menampung sekitar 20 personel. Selain fungsi penegakan hukum, area tersebut juga akan dilengkapi dengan pusat informasi yang didedikasikan untuk sejarah tempat tersebut dan upaya Austria dalam mengatasi warisan Nazi. Hal ini sejalan dengan rekomendasi dari gugus tugas independen yang dibentuk untuk mempelajari sejarah bangunan tersebut dan memberikan saran mengenai penggunaannya di masa depan.
Keputusan untuk membuka kantor polisi di rumah kelahiran Hitler ini disambut baik oleh banyak pihak, termasuk para sejarawan dan kelompok anti-Nazi. Mereka menilai langkah ini sebagai simbol keberanian Austria dalam menghadapi dan merefleksikan masa lalunya yang kelam, sekaligus menegaskan komitmennya terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan anti-fasisme.
