JAKARTA – Konsumsi susu di Indonesia yang masih tergolong rendah dibandingkan negara lain menjadi perhatian serius berbagai pihak. Data World Population Review 2022 menunjukkan angka konsumsi susu nasional berkisar 16-17 liter per kapita per tahun, sebuah angka yang mengindikasikan perlunya upaya kolektif dan berkelanjutan untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya susu bagi gizi seimbang dan kualitas hidup.
Menyadari tantangan ini, Nestlé Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan konsumsi susu di tengah masyarakat. Perusahaan mengedepankan pendekatan holistik yang tidak hanya berfokus pada penyediaan produk berkualitas, tetapi juga mencakup pengadaan bahan baku yang berkelanjutan dan edukasi gizi yang masif.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, dalam peringatan Hari Susu Nusantara 2026, menekankan krusialnya peran seluruh pemangku kepentingan dalam membentuk kebiasaan konsumsi susu yang lebih baik. "Peningkatan gizi tidak hanya bergantung pada ketersediaan pangan, tetapi juga pada perubahan perilaku konsumsi yang lebih sehat. Pemerintah terus mendorong peningkatan konsumsi susu sebagai bagian dari upaya memperkuat gizi nasional. Kami juga mengimbau masyarakat untuk membiasakan minum susu setiap hari sebagai bagian dari pola hidup sehat," ujar Hanif.
Menjawab imbauan tersebut, Nestlé Indonesia secara konsisten menghadirkan produk-produk susu bergizi yang dirancang sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia, dengan jaminan kualitas, keamanan, dan kepercayaan konsumen. Produk susu andalan seperti BEAR BRAND dan DANCOW diproduksi di fasilitas manufaktur Nestlé Indonesia yang berlokasi di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Seluruh produk yang dipasarkan telah mengantongi sertifikasi 100% halal, menegaskan komitmen perusahaan untuk menyediakan produk yang aman dan sesuai syariat.
Direktur Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia, Fajar Dewantara, menjelaskan bahwa perusahaan berupaya keras untuk meningkatkan kesadaran gizi masyarakat melalui berbagai inisiatif. "Kami percaya bahwa membangun kebiasaan konsumsi susu perlu dilakukan secara berkelanjutan, dimulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas. Nestlé Indonesia berkomitmen dalam berinovasi untuk menghadirkan produk berkualitas sekaligus memperluas edukasi gizi agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat," ungkap Fajar.
Salah satu pilar utama dalam strategi Nestlé Indonesia adalah kemitraan jangka panjang dengan para peternak sapi perah rakyat dan koperasi. Komitmen ini telah dijalankan sejak tahun 1975, berfokus pada pengadaan bahan baku susu segar berkualitas tinggi dari Jawa Timur. Melalui kemitraan ini, Nestlé Indonesia tidak hanya mendukung peningkatan kualitas dan produktivitas susu, tetapi juga berupaya meningkatkan kesejahteraan peternak melalui pendampingan berkelanjutan, transfer pengetahuan, dan penguatan kapasitas di sektor hulu.
Lebih jauh, Nestlé Indonesia secara aktif mendorong penerapan praktik peternakan yang lebih berkelanjutan. Inisiatif ini mencakup pemanfaatan teknologi untuk pemantauan kesehatan ternak, instalasi biogas untuk pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan, serta pendekatan yang mengedepankan keseimbangan antara produktivitas peternakan dan kelestarian ekosistem. Upaya ini merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam memperkuat rantai pasok industri susu segar secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Partisipasi Nestlé Indonesia dalam rangkaian kegiatan Hari Susu Nusantara 2026 yang diselenggarakan di kawasan Plaza Sudirman, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada Minggu, 14 Juni 2026, menjadi bukti nyata komitmen tersebut. Acara yang digagas oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan, bersama Kementerian Pertanian dan Kementerian Perindustrian, serta didukung oleh para pelaku industri dan koperasi susu, menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan.
Dalam kegiatan tersebut, merek susu ternama Nestlé Indonesia, BEAR BRAND dan DANCOW, menghadirkan booth interaktif yang dirancang untuk memberikan pengalaman edukatif kepada masyarakat. Pengunjung diajak untuk mengenal lebih dalam manfaat susu bagi kesehatan, serta memahami alur perjalanan susu mulai dari peternak sapi perah hingga tersaji di meja keluarga. Inovasi terbaru dari BEAR BRAND, yakni BEAR BRAND Collagen dan Vitamin C, juga diperkenalkan melalui fasilitas skin check, memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat tentang pentingnya nutrisi dari dalam untuk perawatan kulit. Antusiasme pengunjung terhadap berbagai aktivitas interaktif mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap pendekatan kesehatan yang holistik dan aplikatif.
Fajar Dewantara menegaskan bahwa peningkatan konsumsi susu bukanlah tugas satu pihak. "Nestlé Indonesia berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung upaya ini melalui inovasi produk, edukasi yang berkelanjutan, serta kemitraan yang inklusif. #NyataBawaMakna, sejalan dengan semangat Good food, Good life, kami akan terus menciptakan manfaat bersama bagi masyarakat Indonesia," pungkas Fajar. Komitmen ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku konsumsi masyarakat Indonesia menjadi lebih sehat dan sadar gizi.











