Wednesday, 22 July 2026
BREAKING
TEKNOLOGI

Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur Demi Pengobatan Jantung, Doa Netizen Mengalir

Oleh Herfansyah July 22, 2026 5 hours lalu 0 komentar

Kepala Badan Geospasial Nasional (BGN), Prof. Dr. Ir. Ruhimat, M.Pd., baru-baru ini mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan tersebut. Keputusan ini diambil demi fokus pada pengobatan penyakit jantung yang dideritanya, yang akan dilakukannya di luar negeri. Pengunduran diri ini sontak mengejutkan publik, khususnya para pengguna media sosial yang kemudian ramai menyampaikan doa dan harapan kesembuhan.

Informasi mengenai pengunduran diri Prof. Ruhimat pertama kali mencuat pada hari Rabu, 19 Juni 2024. Beliau menyatakan bahwa kondisinya memerlukan penanganan medis intensif dan optimalisasi perawatan, sehingga memutuskan untuk mundur dari posisinya demi memberikan perhatian penuh pada proses penyembuhannya. Pengobatan yang akan dijalani tersebut dijadwalkan berlangsung di luar negeri, menandakan keseriusan penanganan yang akan diterimanya.

Keputusan mendadak ini disambut dengan berbagai reaksi dari masyarakat. Banyak netizen yang menyatakan keterkejutan mereka atas berita ini. Melalui berbagai platform media sosial, ungkapan simpati dan doa untuk kesembuhan Prof. Ruhimat mengalir deras. Tagar dan ucapan doa menghiasi lini masa, menunjukkan kepedulian publik terhadap sosok yang memimpin institusi vital seperti BGN.

Salah satu pernyataan yang mengemuka datang dari Prof. Ruhimat sendiri saat menyampaikan keputusannya. Ia mengungkapkan, “Kondisi kesehatan saya membutuhkan penanganan yang lebih intensif dan optimalisasi perawatan, sehingga saya memutuskan untuk menjalani pengobatan di luar negeri.” Pernyataan ini menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah pemulihan kesehatan.

Sebelumnya, Prof. Ruhimat dilantik sebagai Kepala BGN pada tanggal 19 Januari 2023. Perjalanan kepemimpinannya di BGN, meskipun terbilang belum lama, telah meninggalkan jejak. Pengunduran dirinya ini menjadi sorotan tidak hanya karena jabatannya yang strategis, tetapi juga karena alasan kesehatan yang bersifat pribadi namun berdampak luas pada persepsi publik.

Kabar ini pertama kali beredar di kalangan internal BGN dan kemudian menyebar ke publik. Para kolega dan pihak yang pernah berinteraksi dengan Prof. Ruhimat turut menyampaikan doa dan dukungan. Harapan agar Prof. Ruhimat segera pulih dan dapat kembali beraktivitas mewarnai berbagai komentar di ranah maya, menunjukkan resonansi berita ini di kalangan masyarakat luas.

Bagikan: Facebook X WhatsApp