Anggota DPR RI, Said Abdullah, telah menyalurkan dana bantuan reses untuk perbaikan rumah warga di Madura, Jawa Timur. Bantuan ini menyasar sekitar 71 persen rumah yang dinilai belum layak huni di wilayah tersebut, mencakup 19 dusun yang tersebar di lima desa.
Program ini merupakan wujud nyata kepedulian Said Abdullah terhadap kondisi perumahan masyarakat di daerah pemilihannya. Ia menekankan pentingnya memiliki hunian yang layak untuk menunjang kualitas hidup warga.
“Rumah yang layak huni itu penting untuk kesejahteraan masyarakat. Ini adalah salah satu prioritas kami untuk memastikan warga bisa tinggal di tempat yang aman dan nyaman,” ujar Said Abdullah dalam keterangannya.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada perwakilan warga di masing-masing dusun. Dana tersebut diharapkan dapat digunakan secara efektif untuk memperbaiki struktur bangunan, sanitasi, dan fasilitas dasar lainnya yang menunjang kelayakan sebuah rumah.
Lebih lanjut, Said Abdullah menjelaskan bahwa data mengenai rumah yang belum layak huni ini diperoleh melalui survei langsung di lapangan. Tujuannya adalah agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan memberikan dampak yang signifikan bagi penerima manfaat.
“Kami ingin bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan memperbaiki rumah yang tidak layak huni, kita turut serta dalam meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan,” tambahnya.
Program perbaikan rumah ini menjadi bagian dari kegiatan reses DPR RI yang dimanfaatkan oleh Said Abdullah untuk menyerap aspirasi dan memberikan solusi konkret bagi konstituennya di Madura. Ia berharap inisiatif ini dapat mendorong perbaikan kondisi perumahan di wilayah lain di masa mendatang.
Dukungan dari pemerintah daerah dan elemen masyarakat setempat juga diharapkan dapat memperlancar pelaksanaan program ini, sehingga target perbaikan rumah layak huni dapat tercapai sesuai harapan.
